#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Menunggu Pilihan Conte
14 Maret 2018 04:00 WIB
KETIKA laga krusial sudah di depan mata, yang muncul dari Chelsea malah masih seputar siapa penyerang yang akan diturunkan. Atau bahkan pertanyaan apakah pelatih Antonio Conte memang akan menggunakan penyerang? Atau pelatih asal Italia tersebut bakal tetap menggunakan strategi False 9? Sementara Barcelona sudah menunggu di Stadion Camp Nou, dalam laga krusial nan menentukan, pertandingan kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (14/3) atau Kamis dini hari WIB.

Alvaro Morata atau Olivier Giroud? Apakah Conte masih dengan skema yang menempatkan Eden Hazard sebagai penyerang (False 9). Pilihan lain muncul lagi yaitu, kabarnya Conte akan mencoba menempatkan Willian di lini depan. Isu tersebut boleh jadi karena belakangan Hazard menyatakan dirinya tidak nyaman bermain sebagai False 9. Posisi terbaik gelandang asal Belgia ini adalah sayap kiri atau penyerang kiri.

Demikianlah, The Blues akan datang ke kandang Barcelona dengan membawa pilihan yang cukup dilematis, setidaknya bagi Conte. Meski demikian, isu soal “penyerang”  ini faktanya juga menarik perhatian pers, fan, dan juga deretan mantan pemain The Blues. Maklum, laga ini adalah pertandingan yang sangat menentukan. Laga ini bisa menjadi awal untuk menandai apakah ini musim yang baik bagi Chelsea atau malah sebaliknya.


Baca Juga :
- Ujian untuk Tim-tim Tradisi Juara
- Saatnya Tite Buktikan Hasil Revolusi Brasil

Lalu, untuk apa Chelsea mendatangkan Morata dan mengapa klub asal London ini juga mengambil penyerang Arsenal, Olivier Giroud. Mereka (fan dan mantan pemain) tidak ingin Conte membuat kekeliruan untuk laga penting ini. Frank Lampard contohnya. Mantan pemain Chelsea ini dengan tegas dalam tulisannya di sebuah media massa Inggris menyarankan agar Conte menurunkan Morata dan melupakan dulu soal strategi False 9. Dengan demikian pula, Lampard ingin mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu mengembalikan Hazard di posisinya yang paling ideal.

Lampard hanya ingin Morata atau Giroud diturunkan dalam pertandingan ini. Faktanya, Chelsea membutuhkan gol karena dalam laga pertama di Stamford Bridge mereka hanya imbang 1-1. Dengan situasi tersebut plus laga kedua yang digelar di kandang Barcelona, The Blues membutuhkan gol dan dalam kondisi seperti ini, peran penyerang sangat diperlukan.

Menurut Lampard, ini adalah laga besar dan untuk laga seperti inilah Chelsea mendatangkan Morata dari Real Madrid di awal musim ini dengan nilai 58 juta paun. Jadi, jika Conte justru mencadangkan Morata pada pertandingan ini, itu menjadi keputusan yang sungguh sangat disayangkan. Morata saat ini memang masih diragukan kemampuannya. Meski demikian, situasi tersebut pun pernah dialami Fernando Torres tapi penyerang yang kini bermain di Atletico Madrid tersebut justru di balik sukses The Blues meraih gelar Liga Champions pada 2012.


Baca Juga :
- Pemimpin Lebih Krusial daripada Bintang
- Menuju 14 Juni

Ya, Conte idealnya sudah tahu kekuatan Barcelona. Tim asal Katalunya ini tidak hanya kuat dalam faktor menyerang melainkan juga bertahan. Pelatih Barca, Ernesto Valverde, telah membangun tim dari lini pertahanan yang membuat kemungkinan meraih kemenangan menjadi lebih terbuka. Di La Liga, Barcelona hanya kemasukan 13 gol yang merupakan kedua terbaik setelah Atletico Madrid (kemasukan 12 gol).

Sedangkan di Liga Champions, gawang Andre Ter Stegan dan kawan-kawan hanya kemasukan dua gol dalam tujuh laga sejauh ini. Gol tersebut terjadi saat lawan Olympiacos di penyisihan grup dan lawan Chelsea pada pertandingan pertama tersebut. Valverde juga pelatih yang fleksibel. Tidak hanya terpaku kepada pola 4-3-3 ala Barcelona melainkan bisa mengubahnya dengan 4-2-2.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA