#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
ManUnited Tersingkir dari Liga Champions, Mourinho: Bukan Akhir Dunia
14 Maret 2018 09:23 WIB

MANCHESTER - Manchester United tersingkir di babak 16 Besar Liga Champions. Tapi, bos Jose Mourinho menegaskan ini bukan akhir dunia. 

Setan Merah menyerah 1-2 dari Sevilla di Old Trafford, Rabu (14/3) dini hari WIB. Tapi, usai laga Mourinho menegaskan penampilan timnya tidak buruk.

Mourinho juga mengatakan kekecewaan tim di Eropa bukan hal baru, setelah ia pernah mendepak Setan Merah di Liga Champions saat menukangi Porto dan Real Madrid.

“Saya bilang ini akan menjadi kekecewaan jika kami kalah di laga ini, saya tidak mau membuat drama,” ujar Mourinho dalam konferensi pers.


Baca Juga :
- Pogba Enggan Bicarakan Rumor Masa Depannya di Manchester United
- Manchester United Siap Bujuk Willian untuk Tinggalkan Chelsea

“Kami memiliki pertandingan pada Sabtu, kami tidak punya waktu untuk bersedih selama lebih dari 24 jam dan itulah sepak bola, ini bukan akhir dunia.

“Saya duduk di kursi ini dua kali di Liga Champions dan mendepak Man United bersama Porto dan Real Madrid, jadi bukan hal baru untuk klub ini, dan tentu menjadi manajer United dan kalah di Liga Champions di laga kandang adalah kekecewaan.”

Pemain pengganti Wissam Ben Yedder mencetak gol ganda dalam empat menit, dan meski Romelu Lukaku memperkecil ketinggalan, Mourinho mengatakan mustahil mengatasi defisit dua gol, dengan Setan Merah butuh dua gol lagi di sepuluh menit terkahir untuk menghindari kalah gol tandang.

“Saya pikir gol pertama selalu penting, bukan hanya karena hasil leg pertama, tapi juga profil laga ini,” tuturnya kepada BT Sport.


Baca Juga :
- Ronaldo Hattrick, Mourinho Bersimpati dengan Kesalahan De Gea
- Real Madrid dan AS Roma Terpisahkan Rp 161 Miliar

“Kami berusaha agreasif dan intens sejak menit pertama. Kami tidak mencetak gol dan Sevilla mempertahankan bola, dan mereka mengendalikan pertandingan dengan baik.

“Kami memiliki kans bagus untuk mencetak gol, namun mereka mencetak satu gol dari sana semuanya menjadi lebih emosional. Gol kedua membuat mustahil [mengejar ketinggalan]." *

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA