#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ventura Terlalu Bertumpu pada Taktik
20 Maret 2018 04:05 WIB
PARIS – Seburuk apa pun performa Marco Verratti di level klub, tim nasional Italia selalu menganggapnya elemen penting. Kecuali saat cedera, gelandang Paris Saint-Germain itu pasti ada dalam daftar para pelatih Gli Azzurri. Sayangnya musim panas ini, ia tidak akan sesibuk biasanya. Karena Italia tidak lolos ke Piala Dunia 2018. Tentu saja ada rasa kecewa terbersit di benak Verratti, tapi dia tetap memegang teguh sumpah setia kepada timnas.

“Saya masih merasa kecewa dan akan sangat menyakitkan bagi kami ketika menonton Piala Dunia dari televisi nanti. Ini merupakan kegagalan total. Pada kenyataannya berada satu grup dengan Spanyol mungkin membuat kami hilang keyakinan. Kami perlu melihat ke depan dan berubah. Pemain adalah yang pertama bertanggung jawab atas kegagalan itu,” kata Veratti. Berikut wawancara La Gazzetta dello Sport dengan pemain yang sudah 24 kali membela timnas itu. 

Anda dikritik karena menerima kartu kuning melawan Swedia, tapi pelatih (sementara Italia) Luigi Di Biagio memuji Anda. Apakah Anda mendapat tanggung jawab terlalu besar?


Baca Juga :
- Saya Penasaran dengan Persija
- Tak Pikirkan Kenangan 2014

Dalam sepak bola modern, kami semua punya tanggung jawab besar. Di Biagio melihat sepak bola sama seperti saya. Bisa menjadi keuntungan. Saya terima kritik, itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan, terutama jika bermain bagi satu negara. Hal yang terpenting adalah publik mengerti kami tidak main demi uang, tapi bagi kehormatan mewakili negara kami.


Baca Juga :
- Final Liga Champions, Titik Tertinggi dalam Karier
- Gomez Tidak Sedang Bereksperimen

 


*****Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (20 Maret 2018)*****
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA