#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Brasil Tidak Bergantung kepada Neymar
27 March 2018 04:00 WIB
MEMBAYANGKAN Neymar tanpa Brasil memang sulit. Piala Dunia 2018 tanpa Neymar juga kemungkinan yang tidak diinginkan. Tapi, jika memang situasi itu yang bakal terjadi, Tim Samba tampaknya sudah siap. Setidaknya, siap untuk menghadapi kondisi tanpa Neymar. Brasil mencoba untuk tidak “Neymardependencia” alias kebergantungan terhadap bintang utama mereka itu. Pada laga uji coba sebelumnya tanpa Neymar, Tite berhasil membawa Philippe Coutinho dan kawan-kawan menang atas Rusia.

Hari ini, mereka akan mencoba melanjutkan tampil tanpa Neymar saat lawan Jerman dalam uji coba selanjutnya. Brasil tetap kuat tanpa Neymar dan akan semakin kuat jika mereka beruntung bisa membawa penyerang Paris Saint Germain tersebut ke Rusia, dalam putaran final Piala Dunia 2018, 15 Juni nanti. Megabintang 26 tahun ini masih dalam proses pemulihan cedera metatarsal. Cederanya Neymar memaksa Brasil untuk berkompromi dengan situasi tersebut. Meski  kemungkinan Neymar punya peluang untuk sembuh pada waktunya, namun pertanyaannya di Brasil tetap saja “Apakah Neymar akan fit untuk Piala Dunia”

Tite telah mempersiapkan “rencana B”, seperti memberikan posisi atau peran Neymar kepada sayap Juventus, Douglas Costa. Dan, laga uji coba lawan Jerman merupakan momen yang tepat untuk melihat apakah rencana tersebut berjalan sesuai dengan harapan. Tite juga sudah mempersiapkan pola yang tepat jika tanpa Neymar seperti skema 4-1-4-1 dengan Carlos Casemiro di belakang empat gelandang menyerang. Dengan pola tersebut, Coutinho kemungkinan besar bakal ditempatkan lebih ke dalam sebagai gelandang tengah bersama pemain Barcelona, Paulinho. Untuk sayap kanan, Tite akan menempatkan pemain Chelsea, Willian.


Baca Juga :
- Jalan Terjal Liverpool
- Kekuatan Barca Bakal Lebih Dahsyat

Artinya, tanpa Neymar, ada peluang bagi pemain lain untuk mendapatkan tempat dan memperlihatkan kemampuannya. Costa yang memiliki peluang tersebut. Padahal, sebelumnya, mantan pemain Bayern Muenchen ini diragukan bakal masuk dalam skuat. Kini, dia justru diyakini bakal mendapatkan tempat dalam starter ketika tandang lawanm Tim Panser. Dengan kondisi ini pula, Tite memiliki pilihan yang cukup untuk pemain di lini serang seperti Gabriel Jesus, Roberto Firmino, Renato Augusto, atau Fred.

Brasil memiliki cukup pilihan berkualitas untuk setiap posisi di lapangan. Tentu saja, dari skuat Brasil saat ini, tidak ada yang seperti Neymar. Meski demikian, dengan atau tanpa Neymar, Brasil akan memiliki skuat yang kuat ketika tampil dalam putaran final Piala Dunia 2018 nanti. Bukan hanya di barisan lini serang melainkan juga di bawah mistar. Tite memiliki kiper yang mengesankan. Dimulai dari Alisson Becker, penjaga gawang AS Roma. Lalu ada Ederson (Manchester City). Keduanya memiliki kualitas sebagai kiper utama.

Siapapun kipernya, dia akan mendapat kawalan dari empat pemain belakang. Dan, di zona inilah boleh jadi yang cukup mengkhawatirkan dari timnas Brasil. Hanya Marcelo dan Dani Alves bek dengan level berkelas dunia. Di jantung pertahanan, ada bek Joao Miranda dan Thiago Silva yang sudah 33 tahun. Keduanya belum meyakinkan sebagai pasangan di jantung pertahanan. Jadi, jika ada celah yang meragukan dari kekuatan Brasil justru ada di jantung pertahanan.


Baca Juga :
- Conte Mampu Membuat Pemain Bangkit
- Kini Banyak yang Meragukan Solskjaer

Namun demikian, bagi Brasil, tim yang dikenal dengan sepak bola menyerang dan bermain indah, persoalan seperti itu hanya masalah nomor dua. Yang dibicarakan publik sepak bola Brasil saat ini lebih banyak tentang kekhawatiran mereka tidak bisa melihat Neymar di Piala Dunia 2018 nanti. Tite kini tengah merancang kekuatan timnya  untuk menghadapi kemungkinan terburuk tersebut. Dia sudah berhasil ketika mengalahkan Rusia. Namun, tes sebenarnya adalah hari ini, menghadapi tim kuat dan favorit juara: Jerman.

Laga lawan Jerman juga menjadi sorotan publik Brasil karena mereka ingin membalas kekalahan telak yang terjadi pada Piala Dunia 2014 lalu. Kekalahan 1-7 yang memalukan. Mencetak banyak gol ke gawang Jerman dalam laga uji coba nanti tentu akan sangat sulit. Bahkan boleh dibilang nyaris tidak mungkin. Tapi, kemenangan menjadi sangat penting. Brasil akan lebih tenang ke Rusia pada Juni nanti jika mereka bisa melepaskan kenangan pahit kekalahan yang menyakitkan tersebut.*Irfan Sudrajat
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA