#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
TSI Tingkatkan Intensitas Latihan
20 April 2018 04:09 WIB
BOGOR - Tim TopSkor Indonesia (TSI) U-13 terus mematangkan persiapan jelang turnamen JSSL Singapore 7S 2018 di Singapura mulai 28 April sampai 1 Mei 2018 mendatang. Waktu kurang dari dua pekan lagi, harus bisa dimanfaatkan tim TSI dengan optimal.
 
Apalagi ini turnamen seven soccer yang menuntut strategi berbeda dengan sepak bola konvensional (11 lawan 11). Dengan berakhirnya kompetisi Divisi Utama Hansaplast Liga TopSkor (HLTS) U-13 2017/18, pekan lalu, kini diharapkan para pemain bisa semakin fokus dalam berlatih.

Di sisa waktu yang ada ini, pelatih TSI Deris Herdiansyah ingin menggenjot fisik para pemain sekaligus meningkatkan intensitas latihan dua kali lipat. Sebab, dalam dua sesi ke depan, latihan dipastikan tidak bisa diikuti seluruh pemain (21 pemain) karena beberapa pemain harus mengikuti persiapan Ujian Nasional tingkat SMP.

Sementara pada latihan di lapangan Universitas Trisakti, Nagrak, Ciangsana, Bogor Rabu (18/4) sore, materi latihan yang diberikan lebih kepada pematangan taktik bertahan yang memang akan sangat menentukan cara bermain di lapangan.


Baca Juga :
- Isa Fossbi Juara
- Supremasi Pembinaan

Dalam sistem 7v7, compact defense tidak hanya dilakukan pemain yang berposisi sebagai bek. Tapi pemain gelandang, winger, dan striker juga harus memahami sistem pertahanan yang baik. 

“Saya tadi berikan materi pressing cover. Cara kerjanya, satu pemain mendekati pemain lawan yang sedang menguasai bola, sementara pemain lainnya, menjaga pemain lawan jangan sampai bebas membuka ruang. Sekali saja lawan bisa melakukan umpan wall pass, habis sudah pertahanan kita,” kata Deris.

Sebab itu, latihan 1vs1 juga penting untuk terus diasah. Menurut Deris, selain meningkatkan kualitas individu dari setiap pemain, duel 1vs1 mampu meningkatkan daya serap para pemain dalam membaca permainan dan pergerakan lawan.

“Intinya, bertahan dan menyerang harus sama baiknya. Tapi dalam sepak bola di era modern seperti sekarang ini, menyerang dan mendominasi penguasaan bola adalah cara bertahan yang paling baik,” kata Indriyanto Nugroho, pendamping pelatih TSI.

Deris menambahkan ada tiga komponen yang harus tertanam di benak setiap pemain dalam bermain sepak bola. “Pertama fisik yang prima. Sebab, kedisiplinan, latihan keras, dan istirahat yang teratur menjadi kunci. Kedua kecerdasan mengambil keputusan. Ketiga, teamwork untuk menguasai permainan lebih banyak dari lawan,” Deris menuturkan.*Furqon Al Fauzi

 

Dua Tim TSI untuk JSSL Singapura 2018
Tim Putih
Kiper: Wisnu Nuryuda
Belakang: Muhammad Faqih, Aprilliano PW, Richko Ridho
Tengah: Bevan Rulif, Arya Rafael, Andriano Saputra, M Akiel Marjik, Jodi Chandra
Depan: Tafrizal Aditya


Baca Juga :
- Mental Bawa ASIOP dan ISA ke Final
- Semifinal Momen Adu Karakter

Tim Merah
Kiper: Syarif Slamet
Belakang:  Saptian Dwi, Vito Ramadyzky
Tengah: Fiore Rafli, Resa Aditya, Raychan Adji, Diandra Diaz
Depan: Dicky Daniel, Muhammad Valeroen, Azmiar Al Qadri


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA