#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Morata Cocok untuk Juve
17 Mei 2018 04:00 WIB
DILEPAS atau dipertahankan. Chelsea tampaknya dalam posisi mempertimbangkan kemungkinan melepas Alvaro Morata atau mempertahankan penyerang 25 tahun ini. Kabar dari Juventus, yang merupakan mantan klub pemain asal Spanyol ini cukup menggoda. Dengan rapor Morata sepanjang musim ini, Chelsea memang memiliki alasan yang cukup kuat untuk melepas mantan pemain Real Madrid tersebut.

Chelsea mendatangkan Morata pada awal musim ini dengan nilai transfer 60 juta paun. Dengan jumlah transfer tersebut, Morata merupakan pembelian terbesar dalam sejarah klub asal London ini, mematahkan rekor pembelian sebelumnya pada 2011 saat memboyong Fernando Torres dari Liverpool dengan nilai 50 juta paun. Meski demikian, nilai tersebut tidak sesuai dengan pencapaian sang pemain, khususnya dalam soal gol.

Musim ini, Morata hanya menorehkan 15 gol. Rapor itu semakin buruk jika melihat sepanjang 2018 ini, Morata hanya mampu menorehkan satu gol dalam ajang Liga Primer. Faktor ini pula yang membuat Chelsea gagal masuk ke empat besar alias tidak dapat tiket Liga Champions. Karena kegagalan tersebut, posisi Antonio Conte sebagai pelatih pun terancam. Bahkan, diyakini bahwa Conte akan meninggalkan Chelsea terlepas dari sukses atau tidaknya meraih gelar Piala FA akhir pekan ini saat lawan Manchester United.


Baca Juga :
- Lanjutkan Garuda Muda!
- Episode Kedua Indra Sjafri

Bagi Morata, situasi saat ini boleh jadi aneh. Untuk empat musim terakhir, pemain timnas Spanyol ini mendapatkan dirinya belum pernah benar-benar menjadi bagian dari sebuah klub. Tidak di klub asalnya, Real Madrid, atau Juventus yang membawanya dari Los Merengues pada 2014. Morata kemudian kembali lagi ke Madrid pada 2016.

Meski demikian, pada awal musim ini, Madrid melepas Morata ke Chelsea. Rupanya, si Nyonya Besar—julukan Juventus—belum benar-benar melupakan Morata. Pasukan Massimiliano Allegri ini padahal memiliki cukup penyerang seperti Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, atau Mario Mandzukic. Apakah ini ada kaitannya dengan ambisi meraih gelar Liga Champions pada musim depan (2018/19)?

Kegagalan Chelsea tampil di ajang Liga Champions musim depan itu bisa menjadi faktor bagi Morata untuk menerima pinangan Juventus. Ya, bagaimanapun, Morata masih memiliki darah Juventus. Apalagi jika melihat proses kepergian Morata dari Juventus, karena Madrid saat itu memiliki opsi untuk membawa kembali sang pemain ini. Dengan hanya 10 juta euro, Madrid berhasil mendapatkan kembali Morata.


Baca Juga :
- Rekor yang Harus Dijaga
- Menunggu Bima yang Sakti

Namun, Morata selalu berada di bawah bayangan Karim Benzema. Itu pula yang membuatnya pergi, mencoba peruntungan di Chelsea. Namun, kini isu kembalinya Morata mengenakan kembali kaus hitam putih Juventus muncul. Kemungkinan kembalinya Morata juga karena berbagai faktor di antaranya kemungkinan bakal perginya Mandzukic. Juventus membutuhkan pemain pengganti yang lebih segar. Dalam ini “regenerasi” untuk siklus sukses Juventus.
Morata sudah memperlihatkan semasa di Juventus dia mampu bermain sebagai penyerang tunggal di lini depan.
 
Morata juga fleksibel bermain dari sayap. Karena itulah, Morata akan menjadi bagian terbesar dari proyek masa depan Juventus. Ini meningatkan kepada sosok Carlos Tevez yang datang ke Juve dan memberikan efek positif. Perbedaannya, Morata masih muda dan memiliki potensi untuk lebih baik daripada bintang asal Argentina tersebut.
Meski demikian, bukan hanya Juventus yang menginginkan Morata melainkan juga AC Milan. Namun, dengan latar belakang sebagai mantan pemain Juventus, Morata tampaknya menjadikan Juve sebagai prioritas.*Irfan Sudrajat


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA