#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kilas Balik Piala Dunia 1938: Debut Indonesia, Italia Pertahankan Gelar
17 Mei 2018 14:04 WIB
PARIS  – Italia berhasil mempertahankan gelar juara di Piala Dunia 1938. Masih dengan skuat yang mayoritas dihuni pada edisi sebelumnya, Italia sukses menjadi negara pertama yang menjadi juara beruntun. Di final, skuat asuhan Vittorio Pozzo sukses membekap raksasa Eropa Timur, Hongaria dengan skor 4-2.

Hanya, perjalanan Italia untuk melaju ke final tidak mudah. Sebab, selain saat itu sebagian besar negara di Eropa masih dilanda kemelut jelang Perang Dunia II. Juga karena campur tangan pemimpin fasis Italia, Benito Mussolini yang ingin timnya kembali juara. Alhasil, penggawa Italia sangat menderita sepanjang turnamen karena tampil di bawah tekanan.

Meski begitu, Giuseppe Meazza dan kawan-kawan akhirnya menjadi juara. Mereka melangkah ke final tanpa kekalahan. Mulai dari menekuk Norwegia pada fase grup hingga mengeliminasi tuan rumah Prancis di perempat final. Puncaknya, ketika di semifinal, Italia mengalahkan salah satu negara kuat saat itu, Brasil.


Baca Juga :
- Rusia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2018, Ini Sejarahnya
- Romero Harus Jalani Operasi Lutut

Maklum, Brasil sedang dalam era jayanya dengan diarsiteki pelatih bertangan dingin, Adhemar Pimenta. “Tim Samba” juga diperkuat beberapa pemain andalan, termasuk predator di kotak penalti, Leonidas. Namun, kesabaran Pozzo dalam menerapkan strategi yang jitu membuat Italia sukses meredam ambisi Brasil, skor 2-1.

Di final yang dilangsungkan di Stade Olympique de Colombes, Italia sukses mengangkangi Hungaria. Mereka unggul melalui dua gol yang dicetak masing-masing oleh Dino Colaussi dan Silvio Piola yang akhirnya menjadi top scorer Seri A sepanjang masa. Sementara, Hungaria hanya mampu membalas dua gol melalui Pal Titkos dan Gyorgi Sarosi.

Skor 4-2 bertahan hingga wasit Georges Capdeville meniup peluit panjang. Alhasil, saat itu Italia dinobatkan sebagai tim terbaik dunia. Lantaran mereka sukses juara beruntun di Piala Dunia dengan mengalahkan tim hebat lainnya. Sementara, Leonidas yang mengemas delapan gol sepanjang turnamen resmi mendapat gelar sebagai pemain tersubur.

Asia Pertama


Baca Juga :
- Inggris Juara Piala Dunia 2018? Ini Prediksi Teddy Sheringham
- Ini Markas 32 Tim di Piala Dunia 2018

Yang menarik dari edisi Piala Dunia ketiga ini adalah kehadiran kontestan Asia pertama, yaitu Indonesia. Meski saat itu masih memakai nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), namun mayoritas skuatnya berasal dari pemain pribumi dan keturunan Tionghoa. Sebut saja, Sutan Anwar, Tan Djien, A. Nawir, Tan Mo Heng, Suvarte Soedarmadji, Tjaak Pattiwesi, dan Hans Taihuttu.

Memang, langkah Indonesia langsung terhenti di fase grup akibat dieliminasi Hungaria, skor 0-6. Namun, kehadiran Indonesia sukses memotivasi negara Asia lainnya. Hingga, sembilan tahun setelah Perang Dunia kedua berakhir, Korea Selatan melanjutkan perjalanan Indonesia pada Piala Dunia edisi keempat, 1954.*

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA