#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jerman Selalu Bagus di Turnamen Besar
06 Juni 2018 04:08 WIB
MUENCHEN – Philipp Lahm merupakan kapten terakhir yang mengangkat trofi Piala Dunia, ketika membawa tim nasional Jerman juara di Brasil 2014. Tak lama setelah sukses tersebut, bek legendaris FC Bayern Muenchen itu pensiun dari sepak bola internasional, sebelum benar-benar gantung sepatu tiga tahun berselang. Kepada BBC, Lahm berbicara tentang banyak hal, termasuk pengalamannya bersama Die Mannschaft dan peluang pasukan Joachim Loew di Rusia 2018. Berikut wawancara selengkapnya...

Philipp, bagaimana rasanya memenangkan Piala Dunia?

Momen paling luar biasa adalah ketikan wasit meniup pelut panjang. Menyadari Anda adalah juara dunia, sebuah emosi yang tak bisa dilukiskan. Saat itu, saya rasanya ingin memeluk seluruh dunia. Itu merupakan dua jam yang akan selalu saya kenang seumur hidup.


Baca Juga :
- Saya Optimistis Milan ke Liga Champions
- Sarri adalah Jendral Sempurna bagi Saya

Pernahkah terpikirkan, 100 tahun dari sekarang, gambar Anda mengangkat Piala Dunia akan jadi bagian sejarah?

Ya, saya juga menyadarinya. Mengangkat trofi tersebut bersama tim yang sudah saya kenal lama adalah sesuatu yang spesial. Pada momen tersebut, saya tahu itu adalah laga internasional terakhir saya. Banyak pikiran terlintas, tapi mencetak sejarah bukan salah satunya. Piala Dunia menyatukan negara kami, banyak orang menikmati pengalaman mendukung timnas. Saya yakin itu akan dibicarakan bertahun-tahun mendatang.


Baca Juga :
- Tahun Depan Arema Juara, Jika Ada Saya
- Saya Sebeneranya Ingin Jadi Guru

 

*****Untuk selengkapnya, baca di TopSkor hari ini (6 Juni 2018)*****

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA