#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Peluang Neymar Mengalahkan Ronaldo dan Messi
07 Juni 2018 04:00 WIB
PIALA Dunia telah menjadi magnet yang besar. Semua bagian dari sisi kehidupan mencoba bermain di dalamnya. Sebuah merk kartu kredit contohnya baru-baru ini mempromosikan atau membuat program dengan “1 gol Lionel Messi dan Neymar” memiliki nilai setara dengan 10.000 makanan bagi anak-anak sekolah di Kepulauan Karibia dan Amerika Latin. Tentu saja, itu sebuah ide yang pantas mendapatkan pujian. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sang perusahaan terhadap anak-anak yang kelaparan di belahan bumi ini.

Ya, untuk kali pertama dalam sejarah, setiap gol yang diciptakan kedua ikon sepak bola tersebut akan menjadi 10.000 makanan yang akan disumbangkan ke United Nations World Food Programme (WFP). Bahkan bukan hanya sebatas di Piala Dunia melainkan hingga Maret 2020, seperti yang diumumkan oleh perusahaan tersebut. Bagi Messi, bintang timnas Argentina ini menyatakan kebanggaannya bisa berperan dalam mengurangi angka kelaparan anak-anak. Begitupun dengan Neymar. “Bersama, kita akan memerangi kelaparan,” kata Neymar.

Keinginan membantu sesame khususnya anak-anak yang kelaparan menjadi sisi lain di balik pergerakan atau aksi-aksi Messi dan Neymar. Setiap gol bernilai 10.000 makanan dan itu akan terus berlangsung dalam ajang-ajang lainnya sesudah Piala Dunia. Tentu, selalu ada kontroversi. Ada yang menyatakan “Jika Anda memiliki uang banyak, beli saja makanan dan berikan itu kepada mereka (anak-anak)” atau “Bagaimana jika Messi dan Neymar membuat gol bunuh diri” lalu “Bagaimana jika pada laga tertentu keduanya tidak mencetak gol, ‘Maaf anak-anak, tidak ada makanan hari ini’”.


Baca Juga :
- Klopp Disukai karena Filosofinya
- City Memang Beda

Ya, demikianlah komentar untuk perusahaan yang juga sponsor dari Piala Dunia 2018 itu. Beberapa lembaga bahkan menilai bahwa itu merupakan cara yang tidak elegan. Belakangan, perusahaan tersebut kabarnya akan menghentikan kampanye tersebut. Terlepas dari kontroversi tersebut, Neymar dan Messi tentu sudah memiliki alasan kuat untuk memburu gol. Tentu saja faktor itu adalah keinginan membawa tim masing-masing meraih gelar Piala Dunia 2018. Namun, dengan program ini, Messi dan Neymar memiliki tekanan yang bernilai positif untuk keduanya mencetak gol dalam setiap pertandingan pada Piala Dunia 2018 nanti.

Messi dan Neymar memang memiliki misi spesial jika dibandingkan dengan bintang lainnya. Cristiano Ronaldo contohnya berhasil membawa Portugal juara Piala Eropa 2016. Kini, CR7 akan mencoba meneruskan sukses tersebut dengan merengkuh trofi Piala Dunia 2018. Messi? Kapten timnas Argentina ini membutuhkan gelar di tingkat internasional bersama timnas. Begitupun dengan Neymar. Tekanan Neymar bahkan sangat besar karena Brasil berharap meraih kembali trofi Piala Dunia setelah kali terakhir merengkuhnya pada 2002 silam.

Namun, semua tekanan tersebut memang dibutuhkan bagi seorang bintang. Tekanan lainnya adalah faktor Ronaldo. Isu rencana kepindahan Neymar ke Real Madrid belakangan berimbas kepada masa depan CR7 di Los Merengues. Ya, semua mata publik dunia akan mengarah kepadanya. Di sisi lain, Piala Dunia 2018 ini bisa menjadi momen Neymar untuk mengubah peta posisinya di antara Messi dan Ronaldo. Saat ini, dia tetaplah berada di bawah Messi dan CR7.

Bahkan, aksi-aksi dan pencapaian Neymar pun bisa menentukan masa depannya, dalam hal ini isu kemungkinan dirinya bergabung ke Madrid pada musim panas ini atau setelah Piala Dunia berakhir. Neymar dan Madrid. Ada kabar bahwa jika Madrid menginginkan dirinya, Los Merengues harus menjual Ronaldo. Boleh jadi pula, inilah yang kemudian memicu munculnya isu soal kemungkinan Ronaldo pergi dari Madrid. Neymar ingin dia menjadi satu-satunya bintang di Madrid. Keduanya memang berteman namun masing-masing tidak bisa disatukan dalam sebuah klub. Ego keduanya akan lebih berbicara. Neymar contohnya yang sempat berebut bola dengan bintang lainnya di Paris Saint Germain (PSG), klubnya saat ini yaitu Edinson Cavani.


Baca Juga :
- Liga Europa Cukup Pantas
- Drama Pogba Selanjutnya

Isu ini faktanya menjadi perhatian pers. Ronaldo dikabarkan tidak senang dengan rencana Madrid mendatangkan Neymar. Dengan demikian, isu transfer ini juga menjadi bagian dari persaingan Neymar dan Ronaldo untuk menjadi yang terbaik dalam Piala Dunia 2018 nanti. Karena itu, Piala Dunia merupakan kesempatan bagi Neymar untuk menorehkan gol sekaligus membawa Brasil juara. Ini akan menaikkan statusnya di antara Messi dan Ronaldo.

Meski demikian, selain tekanan tersebut, kondisi Neymar juga menjadi faktor lain. Dia memang sudah kembali bermain setelah absen karena pemulihan cedera. Neymar memperlihatkan kondisinya siap tempur lewat satu gol yang dia ciptakan ke gawang Kroasia dalam laga uji coba pekan lalu. Meski demikian, satu laga tersebut belum bisa mengukur apakah cedera tersebut tidak akan menghalanginya bermain maksimal atau justru sebaliknya.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA