#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bos Arab Saudi, Pizzi: Semua Tim Datang dengan Tekanan
14 Juni 2018 00:35 WIB
MOSKOW - Pelatih Arab Saudi Juan Antonio Pizzi mengecilkan harapan yang membebani tuan rumah Piala Dunia Rusia. Dia mengklaim semua tim datang dengan tekanan.

Rusia akan membuka kampanye Grup A Piala Dunia 2018 melawan Arab Saudi di Stadion Luzhniki, Kamis (14/6). Tiket pertandingan dikabarkan sudah ludes terjual. Pertandingan pertama ini juga bakal disaksikan jutaan orang lewat televisi di seluruh dunia. 

Pelatih Rusia, Stanislav Cherchesov, harus menjawab tuntutan fan. Belum lagi media lokal yang sangat kritis setelah Rusia tak pernah menang dalam 6 pertandingan uji coba terakhir. 


Baca Juga :
- Putra Mahkota Arab Saudi Siap Beli Manchester United, Dihargai Rp 60 Triliun
- Ini Bonus Buat Timnas U-16 Tajikistan Usai Lolos ke Piala Dunia U-17 2019

Namun demikian, Pizzi menegaskan pertandingan membawa harapan yang sama untuk kedua tim. "Saya pikir semua tim datang dengan tekanan. Terkadang kami menciptakan tekanan kami sendiri dan itu membantu kami melakukan pekerjaan dengan baik,"" ujar Pizzi.

"Jelas, fakta kami bermain melawan tuan rumah, itu adalah faktor lain. Tapi ketika kami memainkan pertandingan, saya tidak berpikir itu menciptakan tekanan tambahan bagi salah satu tim."

Pizzi memimpin Cile meraih gelar Copa America 2016. Tapi berhenti ketika Cile gagal lolos ke Piala Dunia. Dia kemudian menukangi Arab Saudi. Dia mengaku sangat senang melihat pemain barunya di panggung yang begitu besar di awal masa jabatannya.

"Saya sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan pembukaan. Skuat kami sangat gembira dan akan bermain dengan antusias," paparnya.

"Kami ingin melakukan yang terbaik sehingga kami dapat membuat warga Arab Saudi senang."


Baca Juga :
- Khabib Bertemu Putin, Pemimpin Rusia Itu Sampaikan Pesan Keras untuk Ayahnya
- Komentar Syahrian Abimanyu Usai Timnas U-19 Indonesia Dibekuk Arab Saudi

Kapten Saudi Osama Hawsawi juga bersemangat dan percaya timnya harus bermimpi finis di posisi kedua Grup A yang juga dihuni Mesir dan Uruguay. Bek Al-Hilal itu mengatakan: "Lolos ke tahap berikutnya bukan tidak mungkin."

"Pertandingan pembuka akan menentukan langkah selanjutnya. Tapi kami sangat ambisius seperti skuat lainnya. Apa pun mungkin terjadi dalam sepak bola. Kami akan melakukan yang terbaik dan saya pikir upaya kami akan dihargai."*
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA