#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bela Messi, Maradona Akui Pernah 5 Kali Gagal Penalti
21 Juni 2018 17:35 WIB
MOSCOW – Kegagalan mengeksekusi penalti ke gawang Islandia membuat Lionel Messi mendapat sorotan. Bisa dipahami mengingat kegagalan striker Barcelona itu membuat Argentina harus puas bermain 1-1.

Meski begitu, tidak sedikit yang membelanya. Termasuk, Diego Maradona yang pernah menangani Argentina pada 2008-2010.

Menurutnya, kegagalan mengeksekusi penalti merupakan risiko sebagai pemain. Maradona pun menyebut tidak seharusnya Messi mendapat kecaman


Baca Juga :
- VIDEO: Highlight Pertandingan Liga Champions FC Barcelona Vs Psv Eindhoven
- Tevez Beberkan Perbedaan Messi dan Ronaldo

“Di lapangan, semua berperan penting. Tidak hanya Messi saja,” tutur Maradona.

Sosok yang semasa jadi pemain membawa Argentina juara Piala Dunia 1986 ini menilai, kegagalan penalti Messi sangat wajar. Maradona mengakui, nyaris semua pemain besar pernah mengalaminya.

Termasuk dirinya ketika masih muda. Bahkan, pria 58 tahun ini membeberkan beberapa kali gagal jadi algojo titik putih.

“Ketika masih jadi pemain, saya pernah lima kali gagal mengeksekusi penalti. Namun, itu tidak mengubah pandangan orang kepada saya. Jadi, bukan alasan jika Messi selalu disalahkan,” legenda hidup Napoli ini menambahkan.

Maradona menekankan pentingnya persiapan negaranya menyambut turnamen sekelas Piala Dunia 2018. Terlebih, Argentina merupakan runner-up dari edisi sebelumnya.


Baca Juga :
- Kaus Nomor 10 Argentina Menunggu Messi
- Enrique Bingung Messi Tak Masuk Kandidat Pemain Terbaik Dunia 2018

“Mereka harus kompak. Saya percaya, kegagalan menang pada laga pertama jadi motivasi mereka untuk bisa menang.”

Argentina ditunggu Kroasia di Nizhny Novgorod Stadium, malam ini atau Jumat (22/6) dini hari WIB nanti. Pada laga terakhir, giliran Tim Tango meladeni Nigeria di Kretovsky Stadium (26/6).***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA