#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Argentina Harus Belajar Main Sebagai Tim Jika Messi Ingin Samai Level Ronaldo
22 Juni 2018 11:38 WIB
NOVGOROD - Argentina bertaburan pemain bintang. Siapa yang tak minder melihat sederet nama beken di barisan depan seperti Lionel Messi, Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, dan Paulo Dybala. 

Belum lagi di sendi tengah: ada Angel Di ario, Javier Mascherano, Ever Banega, dan Lucas Biglia. Tapi, nama-nama tersebut ternyata cuma label. Pelatih Jorge Sammpaoli tak mampu meraciknya sebagai kekuatan. 
La Albicelete tak bisa merangkumnya sebagai sebuah tim.

Hal itu terhampar ketika dipermak Kroasia 3-0 di Nizhny Novgorod Stadium, Jumat (22/6) dini hari. Padahal Kroasia boleh dibilang hanya dikendalikan oleh Luka Modric dan Ivan Rakitic. 


Baca Juga :
- Higuain: Juventus Menendang Saya Keluar
- Heboh...! Biskuit Having Sex Ronaldo Bikin Geger Inggris

Gelandang Kroasia Ivan Perisic tak meragukan kualitas Lionel Messi. Namun ia mengatakan Argentina harus belajar bermain sebagai satu kesatuan jika ingin mengecap sukses.

Perisic tampil brilian saat membantu Kroasia menghancurkan Argentina. Blunder kiper Willy Caballero berujung gol pembuka Ante Rebic. Luka Modric dan Ivan Rakitic kemudian menambah gol Kroasia, yang lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Prancis 1998.

Sementara itu, Argentina terancam angkat koper lebih dulu, dengan kemenangan Islandia atas Nigeria nanti malam bisa menempatkan mereka di posisi teratas untuk lolos bersama Kroasia.

Di laga tadi malam Messi dibuat tak berkutik. Winger Inter Perisic mengatakan Argentina harus belajar bekerja sama jika ingin melihat pemain 30 tahun itu menyamai level Cristiano Ronaldo di turnamen internasional.

“Messi adalah yang terbaik, seperti Cristiano Ronaldo, namun Anda hanya bisa meraih sesuatu jika bermain sebagai sebuah tim,” ucap Perisic kepada Mediaset.

“Argentina harus mengubah sesuatu jika mereka ingin maju."

“Sementara kami, kami ada di jalur yang benar untuk meniru apa yang kami lakukan di Prancis 1998 dan harus terus seperti ini. Kami melakukannya dengan sangat baik. Di ruang ganti, kami harus bertahan dengan keras dan kami melakukannya.


Baca Juga :
- Portugal Tekuk Polandia, Santos Bilang Bersama Ronaldo Bisa Lebih Baik
- Model Italia Ini Kaget Ronaldo Dituduh Memperkosa, Dia Sosok Pejantan

“Kami memiliki kans di babak pertama, kemudia gol-gol itu datang setelah jeda. Kami mengoleksi enam poin, kami pantas mendapatkannya dan sekarang kami juga ingin mengalahkan Islandia.”

Satu poin lawan Islandia cukup untuk Kroasia mengunci posisi teratas Grup D, dan duel dengan calon juara Grup C Prancis dapat dihindari di babak selanjutnya.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA