#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Penghinaan, Media di Argentina Bereaksi Usai Diobok-obok Kroasia
22 Juni 2018 12:06 WIB
NOVGOROD - Argentina adalah Lionel Messi. Fakta itu sebuah candu. Ketergantungan terhadap pemain hebat tak bisa dilepaskan. Tapi, justru itu membuat Messi terbebankan.

Lionel Messi membawa harapan 44 juta orang. Itu terhampar saat ia berbaris sebelum kick-off melawan Kroasia, Jumat (22/6) dini hari.  Kapten Argentina itu menggosok dahinya dengan mata tertutup.

Penyerang Barcelona dipandang sebagai rival Cristiano Ronaldo yang telah mencetak empat gol dalam dua pertandingan untuk Portugal, termasuk hat-trick melawan Spanyol.


Baca Juga :
- Ganggu Final Piala Dunia, Pussy Riot Ajukan Tuntutan
- Meski Panas, Prancis Vs Rusia Saling Respek

Tapi kekalahan 3-0 dari Kroasia berarti nasib Argentina di Grup D kini di luar jangkauan mereka. Jika Islandia menekuk Nigeria malam ini, peluang Argentina ke babak 16 besar makin berat. 

Media di Argentina pun bereaksi keras atas kekalahan mencolok tersebut.  asyarakat Argentina juga marah. Berikut di antaranya:

Bencana melawan Kroasia: 
"Argentina mengecewakan dan sedang dalam perjalanan keluar dari Piala Dunia," tulis koran Clarin di halaman muka di situs webnya.

Argentina diejek Kroasia:
"Ini membahayakan masa depan Argentina dalam kompetisi," kata La Nacion.

Infobae menulis dengan satu kata: Penghinaan.
Dikatakan kekalahan tersebut sebagai penghinaan bangsa. Situs tersebut menulis tak habis pikir Argentina bisa diobok-obok Kroasia.


Baca Juga :
- Lovren Kritik Keras Prancis dan VAR
- Ini yang Dipikirkan Mbappe Usai Prancis Juara Dunia

Komentator televisi Diego Latorre, dari jaringan TV Publica, mengatakan: "Messi terhenti, dia tidak bisa bergerak."

Zabaleta menambahkan: "Orang-orang di Argentina akan sangat marah sekarang. Anda mengharapkan lebih banyak dari para pemain itu. Mereka sangat lapar untuk Piala Dunia ini, dan mereka tidak akan menerima ini."* 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA