#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Siaran Langsung Piala Dunia Dibajak, FIFA Tegur BeoutQ
12 Juli 2018 17:08 WIB
MOSKOW - FIFA menemukan bukti pembajakan siaran langsung Piala Dunia 2018. Otoritas sepak bola dunia itu telah melibatkan pengacaranya untuk mengambil tindakan hukum terhadap BeoutQ yang melakukan tindakan ilegal. 

BeoutQ, perusahaan yang berasal dari Arab Saudi itu, menyiarkan pertandingan Piala Dunia di Timur Tengah secara ilegal. FIFA pun memperingatkannya dan mengajak semua negara perang melawan pembajakan.

"FIFA telah mengamati bahwa 'beoutQ' terus menggunakan secara ilegal siaran Piala Dunia 2018," demikian bunyi pernyataan resmi FIFA melalui situs resmi mereka.


Baca Juga :
- Di Amerika MLS Saja, Tak Usah Ada Liga Lain
- Reformasi Sistem Transfer, FIFA Akan Pangkas Pemain Pinjaman

"Dengan demikian, FIFA telah melibatkan pengacara untuk mengambil tindakan hukum di Arab Saudi dan bekerja bersama dengan pemilik hak olahraga lainnya yang juga telah terpengaruh untuk melindungi kepentingannya," lanjut pernyataan FIFA.

Merespons hal itu, FIFA mengajak kepada semua pihak yang terkait untuk sama-sama melawan pembajakan.

"FIFA mendesak pihak berwenang Arab Saudi dan berbagai negara di mana kegiatan ilegal ini telah diamati untuk mendukung dalam perang melawan pembajakan," demikian pernyataan FIFA.

Ini adalah peringatan paling serius dari sebuah organisasi olahraga tentang tindakan penyiaran ilegal yang dilakukan beoutQ. 


Baca Juga :
- Tak Masuk Nominasi Pemain Terbaik FIFA, Griezmann: Rasanya Aneh
- Mantan Bos FIFA Dipenjara 9 Tahun, Didenda Rp 59 Miliar Pula

Sebelumnya, La Liga, UEFA, CAF, F1, Federasi Tenis, dan Liga Fussball Jerman, juga telah mengangkat isu pencurian hak siar mereka.

Pembajakan ilegal skala industri seperti ini sangat memprihatinkan karena berisiko merusak nilai hak siar komersial.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA