#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Mantan Pemain Chelsea dan Newcastle Korban Pelecehan Rasial
06 Agustus 2018 08:57 WIB
SHANGHAI - Mantan striker Newcastle dan Chelsea, Demba Ba, menjadi kordan dugaan pelecehan rasial selama pertandingan Liga Super Cina. Insiden itu terjadi ketika memperkuat timnya, Shanghai Shenhua melawan Changcun Yatai, Sabtu (4/8) malam waktu setempat.

Ba terlibat pertengkaran panas dengan pemain Changchun Yatai Zhang Li. Kedua pemain beradu argumen setelah Ba bertabrakan dengan salah seorang rekan Zhang. Pemain berpaspor Senegal itu kemudian menuduh Zhang telah mengoloknya dengan kata-kata berbau rasisme.

“Saya diberikan informasi bahwa salah seorang pemain Yatai telah mengolok Demba dengan kata-kata berbau rasisme. Dalam beberapa tahun terakhir, telah banyak kampanye yang menyatakan bahwa rasisme tak memiliki dalam sepak bola,” ungkap pelatih Shenhua, Wu Jingui dilansir dari The Guardian Nigeria.


Baca Juga :
- Juventus Resmi Tunjuk Maurizio Sarri Sebagai Pelatih
- Coutinho Beringsut Menuju Chelsea, tapi Terganjal Larangan Transfer

“Liga Super Cina memiliki pemain dengan warna kulit yang berbeda. Kami harus menghargai lawan-lawan kami dan seharusnya tidak ada diskriminasi,” lanjut Wu.


Baca Juga :
- Lampard Akan Jadi Bos Chelsea, Drogba Dapat Posisi tapi Tidak Ada Tempat untuk John Terry
- Dilarang Datangkan Pemain, Chelsea tak Jadi Jual Bek Mudanya ke Everton Secara Permanen

Pemain 33 tahun itu juga mengungkapkan frustrasinya melalui akun twitter pribadinya. Ia meminta Asosiasi Sepak Bola Cina (CFA) melakukan investigasi.

Beberapa tokoh dalam dunia sepak bola telah menyuarakan dukungannya kepada Ba. Di antaranya adalah Didier Zokora dan klub asal Turki, Besiktas. "#NoToRacism, Anda tidak sendirian".*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA