#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Saya Suka Tantangan
27 August 2018 23:15 WIB
Diputus kontrak oleh PSMS Medan tidak membuat Djadjang Nurdjaman kehilangan pesonanya. Kharismanya sebagai pelatih yang membawa hoki masih tinggi. Hingga tiga klub Persita Tangerang, Persiba Balikpapan dan Persebayw berhasrat meminangnya. Dan akhirnya Djanur, sapaan akrabnya, menambatkan pilihannya pada Bajul Ijo.

Bagaimana cerita ia menjalin kerjasama dan tekadnya melambungkan tim kebanggaan Bonek, berikut obrolannya dengan Topskor.id lewat sambungan telepon.

Selamat Akang terpilih jadi pelatih Persebaya?


Baca Juga :
- Djadjang Nurdjaman Pelatih Baru Barito Putera
- Sistem Latihan yang Membuat Bali United Torehkan Sejumlah Rekor

Terima kasih. Saya tetap minta dukungan dan teman dan sahabat agar saya bisa cepat beradaptasi dan bekerja maksimal di Persebaya.

Kapan Akang bergabung dengan Persebaya?

Rencananya 4 September saya gabung dengan Bajul Ijo. Karena 3 September saya baru selesai mengikuti kursus lisensi A Pro modul ketiga. Makin cepat saya gabung dengan tim pasti makin baik ke depannya.

Gimana ceritanya Akang bergabung dengan Persebaya?

Mungkin sudah jodohnya. Yang jelas saya dihubungi dan diajak berbincang soal ketertarikan Persebaya. Dari obrolan ketemu dan nyambung semuanya. Klop dengan rencana masa depan Persebaya.

Jadi Akang yang dihubungi. Bukan sengaja melamar?

Saya tidak pernah melamar. Karena awalnya saya masih mau beristirahat. Karena ingin fokus pada kursus lisensi A Pro. Tapi dalam perjalanan waktu, saya  dihubungi kubu Persebaya. Dan kita bersepakat untuk bekerja sama.

Sukses bawa Persib juara ISL 2014 dan PSMS Medan promosi ke Liga 1 jadi indikator ketertarikkan Persebaya merekrut Akang?

Mungkin juga. Saya tidak tahu. Yang jelas, setiap kali pegang tim, ambisi saya prestasi terbaik. Bukan sekedar melatih tanpa catatan prestasi yang bagus.

Soal alasan Akang nerima pinangan Persebaya?

Persebaya klub besar dan punya sejarah sepak bola yang panjang. Mereka juga punya tradisi juara. Itu alasan utama saya menerima pinangan Persebaya untuk menggantikan pelatih sebelumnya Angel Alfredo Vera, yang mengundurkan diri.

Tapi tantangannya pasti berat?

Pasti berat dan bakal banyak tantangan yang harus dihadapi. Tapi saya tidak pernah takut. Karena saya sangat menyukai tantangan. Jujur, ketika ditawari melatih Persebaya yang ada di kepala adalah kesempatan emas. Yang tidak mungkin datang dua kali. 

Iwan Setyawan didepak. Alfredo Vera mundur. Bukan tidak mungkin Akang bakal bernasib seperti mereka di Persebaya

Itu biasa dalam sepak bola. Kenapa harus takut. Jalani saja dengan keyakinan bahwa kita bekerja dengan baik. Dan bisa membuat perubahan signifikan. Apalagi saya dibantu Bejo Sugiantoro. Jadi harus optimis menyelesaikan tugas dengan baik.

Jadi Bejo Sugiantoro akan bantu Akang selama ngelatih Persebaya?

Ya. Saya percaya dengan Bejo Sugiantoro. Dia sudah memimpin tim sebelum saya bergabung. Dia juga mantan dan legenda Persebaya. Dan saya yakin dia tahu banyak bagaimana membangun Persebaya saat ini. Makanya saya senang bisa berkolaborasi dengan Bejo Sugiantoro.

Target Akang di Persebaya?

Bawa tim Persebaya ke peringkat atas. Karena materi pemain Persebaya sangat bagus. Punya potensi besar di kompetisi musim ini. Semoga saya bisa mewujudkannya.


Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Liga 1 2019, Jumat-Minggu 23-25 Agustus
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Selasa Malam

Akang bergabung di tengah jalan dan tidak bisa membawa pemain yang bisa menerapkan konsep permainan Akang

Saya cukup tahu materi pemain Persebaya. Mayoritas pemain bagus dan punya karakter menyerang. Dari tipikal dan karakternya, saya optimis mereka bisa memainkan konsep sepak bola yang saya usung. Jadi tidak masalah saya datang tanpa membawa pemain.

BERITA TERKAIT

news
tukang tulas tulis persib bandung
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA