#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Fajar/Rian Itu Buaya, tapi Kevin/Marcus Penyayang Binatang
28 Agustus 2018 18:27 WIB
HASRAT Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto untuk mencicipi medali emas Asian Games 2018, harus tertunda. Setidaknya, hingga empat tahun mendatang, di Hangzhou, Cina.

Itu akibat dikalahkan sahabat sekamarmya di pelatnas Cipayung, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Dalam All Indonesian Final pada cabang olahraga (cabor) bulu tangkis ganda putra itu, Fajar/Rian menyerah 21-13, 18-21, 22-24.

Tidak hanya mereka saja yang kecewa dengan kekalahan skor tipis di Istana Olahraga (Istora) Gelora Bung Karno, siang tadi. Melainkan juga, fan fanatik Fajar/Rian.


Baca Juga :
- Asian Para Games 2018 Selesai, Mayoritas Kontingen Kembali ke Negara Masing-masing
- 11 Negara Tanpa Medali, Laos dan Timor Leste Ukir Sejarah

Ya, ganda putra yang akrab disapa Fajri itu memang sudah berduet sejak 2014 yang setahun lebih awal dari Kevin/Marcus. Wajar, jika Fajar/Rian pun memiliki fan yang lumayan banyak dari penjuru Tanah Air.

"Nyesek sih, kalah tipis. Setipis senyum Rian," ujar Florencia Maulida, saat ditemui TopSkor.id usai keluar dari Istora, Selasa (28/8).

Dara 24 tahun ini mengaku sebagai penggemar setia Fajri. Kendati, secara prestasi, idolanya itu masih tertinggal dari Kevin/Marcus yang sejak 2017 merajai blantika tepok bulu.

"Ya, habis gimana. Sudah kadung suka sama mereka. Fajri itu, kalem. Mainnya tenang meski ga sedingin Hot Daddies," Florencia merujuk pasangan senior peraih emas Asian Games 2014, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Fakta tersebut diakui kawannya Nunik Armavati. Mereka menilai, apa yang dilakukan Fajar/Rian sudah sangat luar biasa.

"Di semifinal sukses mengalahkan ranking dua dunia (Li Junhui/Liu Yuchen). Ini sangat positif. Saya yakin, empat tahun lagi Fajar/Rian yang meraih medali emas," Nunik, menambahkan.

"Kelamaan. Dua tahun lagi di (Olimpiade 2020) Tokyo, juga bisa. Syaratnya, pada poin-poin krusial, Fajar/Rian harus fokus," timpal Florencia, cepat.

Pernyataan penggemar Lee Yong Dae ini beralasan. Dalam komentarnya seusai pertandingan, Fajar/Rian menegaskan kekalahan di final Asian Games 2018 ini jadi motivasi demi lebih baik lagi pada event akbar selanjutnya.

"Fajar/Rian itu seperti buaya. Tenang, tenang, tapi siap menerkam mangsa. Nyaris saja, (Kevin/Marcus) bisa dikalahkan," tutur Florencia yang tak henti memainkan gadgetnya meski sambil jalan. 

Bahkan, beberapa kali, sosok yang mengaku tidak jomblo melainkan belum dapat jodoh yang tepat ini kegirangan. Setelah ditelisik, ternyata di layar smartphone-nya terpampang trending topic twitter untuk frasa FajRi.

"Sayangnya, Kevin/Marcus penyayang binatang. Jadi, seganas apa pun buayanya, tetap bisa dijinakkan," Nunik berseloroh sembari menowel Florencia.

Faktanya, dari berbagai sisi, untuk saat ini Kevin/Marcus memang di atas Fajar/Rian. Termasuk, ketika TopSkor.id membuat polling di twitter.

76 persen warganet percaya, 
Kevin/Marcus yang memenangkan All Indonesian Final. Alias, hanya 24% yang mengunggulkan Fajar/Rian.


Baca Juga :
- Bonus Tidak Dipotong Pajak, Peraih Medali Asian Para Games 2018 Dapat Rp 20 Juta
- APBN Keluar Banyak untuk Bonus Medali, Presiden Jokowi: Negara Tidak Rugi

"Ya, mereka kurang beruntung hari ini. Selamat untuk Kevin/Marcus. Meski (Fajar/Rian) kalah, tapi tetap bangga. Apalagi, terjadi All Indonesian Final yang berarti memastikan medali emas Asian Games 2018," lanjut Florencia sambil menggaet Nunik yang mendadak tidak jadi ke arah Jalan Jenderal Sudirman, tapi menuju Asian Games 2018 Official Merchandise Super Store.

Alias, toko suvenir resmi pesta olahraga antarnegara Asia. "Bulu tangkis kan sudah selesai. Saatnya belanja kenang-kenangan Asian Games 2018. Kan, belum tentu 10-20 tahun lagi, Indonesia kembali jadi tuan rumah," tutur Florencia dengan senyumnya yang renyah.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA