#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jepang Punya Empat Juara Dunia Tinju tapi Tak Ada yang Bobotnya Sampai 60 Kg
09 Oktober 2018 13:34 WIB
TOKYO – Selain Filipina, satu negara lain di kawasan Asia juga memiliki prestasi bagus di dunia tinju profesional. Tak lain adalah Jepang yang menjadikan olahraga tinju sebagai salah satu favorit mereka. Tak mengherankan juga Jepang punya petinju bagus lantaran beberapa olahraga bela diri berasal dari sana.

Sehingga, olahraga kontak fisik macam tinju tak sulit berkembang di Jepang. Namun, ada satu ciri khas tinju di Jepang. Merujuk pada postur tubuh alamiah mereka yang tidak sebesar orang Amerika, Eropa, atau Afrika, para petinju Jepang memilih kelas di bobot bawah.

Pasalnya, secara genetika, tak memungkinkan ada petinju Jepang yang bisa berprestasi di kelas berbobot berat. Memilih di bobot bawah ternyata tak salah juga. Mereka jadi lebih lincah saat bertarung. Kini tercatat, Jepang punya empat juara dunia tapi tak satu pun yang bobotnya sampai 60 kilogram.


Baca Juga :
- Kall Brook Kecewa Amir Khan Lawan Juara Dunia Crawford
- Pembalap F1 Ini Mau Jajal MotoGP tapi Dilarang Tim, Terlalu Berbahaya

Petinju juara asal yang bobotnya paling berat adalah Masayuki Ito. Dia adalah juara dunia kelas bulu super WBO. Artinya, beratnya maksimal 59 kilogram dan minimal 56 kilogram untuk di kelas ini. Di bawah Ito ada Naoya Inoue yang juara dunia bantam WBA atau punya bobot maksimal hanya 55 kilogram.


Baca Juga :
- Nasib Benitez di Ujung Tanduk, Newcastle Sudah Punya Kandidat Penggantinya
- Khabib Tantang Mayweather Jr, Katanya Hanya Ada Satu Raja, Ayo Bertarung!

Selanjutnya, Kosei Tanaka di kelas terbang 51 kilogram. Tanaka juga pemegang sabuk juara WBO. Terkahir yang paling ringan adalah Ken Shiro di kelas terbang ringan 49 kilogram dan pemegang sabuk juara WBC. Selain mereka berempat, Jepang punya banyak petinju profesional tapi sebagian besar bermain di bobot bawah.*

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA