#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tiga Tim Lolos dari "Lubang Jarum"
15 Oktober 2018 04:09 WIB
BOGOR - Play-off Liga TopSkor (LTS) U-16 2018 telah berakhir, Sabtu (13/10) lalu, di lapangan Garam, Gunung Sindur, Bogor. Tiga tim memastikan diri tampil pada putaran final LTS  U-16, yakni Matador Mekarsari, Bina Taruna, dan Mutiara 97.

Mutiara 97 harus berjuang ekstra demi mengantongi tiket terakhir LTS U-16. Tim asal Bogor, Jawa Barat itu gagal lolos secara otomatis pada semi final play-off. Karena skuat asuhan Erwin Maulana tersebut harus menelan pil pahit kala dipaksa menyerah 0-1 oleh Bina Taruna.

Melalui hasil minor itu, Mutiara 97 mau tidak mau harus menghadapi Kabomania pada perebutan tempat ketiga. Seperti diketahui Kabomania juga dikalahkan Matador Mekarsari dua gol tanpa balas pada laga semi final play-off.


Baca Juga :
- Sebanyak 24 Pemain Lolos ke Seleksi Tahap Akhir TopSkor Indonesia
- TopSkor Indonesia, Membangun Tim yang Agresif dan Kuat Penguasaan Bola

Dengan tekad merebut tiket terakhir, Mutiara 97 tampil agresif, hasilnya terbukti pertandingan baru berjalan sembilan menit Arya Wijaya sukses membobol gawang Kabomania. Sayangnya, kemenangan yang sudah ada di depan mata harus sirna, sebab pada penghujung laga tendangan bebas berkelas Roni Cahwala tidak dapat dibendung kiper Mutiara 97, Sadam Yudha.

Mutiara 97 berhasil menekuk Kabomania lewat drama adu penalti dengan skor akhir 6-5. Hasil ini sekaligus memastikan tempat ketiga LTS U-16 2018. “Alhamdulillah kami diberi rezeki, walaupun permainan berakhir imbang tapi hasilnya kami bisa menang lewat adu penalti. Intinya kami sudah lolos dan kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bersaing di LTS U-16 2018,” kata pelatih Mutiara 97 Erwin Maulana.

Sementara itu, setelah timnya lolos ke kompetisi reguler usai menumbangkan Mutiara 97 1-0 pada semi final, pelatih Bina Taruna Saut Tobing mengaku cukup bangga dengan perjuangan serta semangat yang ditampilkan anak asuhnya. Saut menilai jika Reza Ferdinan dan kawan-kawan bermain sangat disiplin.

“Pertama kami sangat gembira dengan hasil ini. Mengenai target tentu kami ingin juara, atau mempertahankan kejuaraan yang sudah kami dapat tahun lalu. Kami juga akan berusaha membenahi kekurangan kami,” ucap Saut.

Sementara itu, pelatih Kabomania Indriyanto Nugroho mengaku kecewa lantaran timnya gagal tampil dalam kompetisi LTS U-16 2018. “Kecewa pasti, karena jalan kami sudah selangkah lagi. Tapi berharap mereka tidak langsung berkecil hati atau performanya menurun. Kerena jalan mereka masih panjang semoga anak-anak tetap fokus latihan agar ke depannya kami lebih baik lagi,” ucap Indri.*Sumargo Pangestu


Baca Juga :
- Sebanyak 31 Pemain Lolos ke Seleksi Tahap Kedua Tim TopSkor Indonesia
- TopSkor Indonesia Cari Pemain Berkarakter


Peserta LTS U-16 2018
BMIFA
Garuda Putra
PCM
FU 15 FA
Tunas Merah Putih
ISA FOSSBI Trisakti
Bintar
Tajimalela
PS.AP
ASIFA Malang
Bintang Primavera
Matador Mekarsari
Bina Taruna
Mutiara 97

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA