#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Wujudkan Mimpi Lewat Liga Hansaplast TopSkor U-13 2018/2019
15 October 2018 00:05 WIB
JAKARTA - “Bang Andre, bang Rendy, bang Zico, bang Supriyadi, minta foto dong. Saya mau kayak abang, main buat timnas.” Terdengar teriakan dari puluhan bocah peserta Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-12 dan U-13, Minggu (14/10). Sore itu, eks pemain timnas Indonesia U-16, jadi magnet.

Bocah-bocah yang sedang merajut asa menjadi pesepak bola profesional itu berebutan untuk sekadar minta foto. Dengan foto tersebut, anak-anak ini berharap bisa semakin termotivasi. Bahkan, anak-anak ini tak segan menyebut, kakak-kakaknya yang juga sempat tampil dalam Liga TopSkor itu sebagai idola.

Sejak pagi, mereka begitu antusias mengikuti rangkaian pesta pembukaan LHTS musim 2018/2019 ini. Nasib memang tidak ada yang tahu, karenanya perjuangan harus dikobarkan. Bagi anak-anak, perjuangan tidak datang dengan sendirinya, melainkan lewat dorongan. Figur idola setidaknya bisa jadi salah satu pendorong.


Baca Juga :
- Final Gothia Cup di Momen Kemerdekaan, TopSkor Indonesia Siap Kalahkan Australia
- Detik-detik Menuju Semifinal, Skuat TSI Dikumpulkan dalam Satu Ruangan, tadi malam

“Ini komitmen kami Liga TopSkor, menyediakan wadah berkualitas untuk anak- anak dengan mimpi luar biasa. Mereka butuh tempat untuk meningkatkan level bermain sepak bola. Ya lewat Liga TopSkor ini semoga keinginan mereka main untuk timnas bukan lagi sekadar mimpi,” ujar Direktur Liga TopSkor M. Yusuf Kurniawan.

Pria yang karib disapa Yuke itu pun mengapresiasi dukungan besar Hansaplast. Kepedulian Hansaplast pada sepak bola usia muda, disebutnya semakin menghidupkan asa sepak bola Indonesia untuk berprestasi di tingkat internasional pada masa-masa yang akan datang.

Setiawan Saputra, Marketing Manager PT Beiersdorf Indonesia, perusahaan yang memproduksi Hansaplast, mengatakan, Hansaplast dan TopSkor memiliki visi yang sama dalam pengembangkan potensi anak-anak muda Indonesia, khususnya dalam olah raga sepak bola.

“TopSkor dan Hansaplast punya semangat yang sama untuk senyum anak-anak Indonesia. Lewat Liga TopSkor ini salah satu bentuk kepedulian kami terhadap prestasi sepak bola Indonesia. Semoga dari Liga TopSkor terus lahir bintang-bintang baru seperti anak-anak yang sekarang memperkuat timnas Indonesia,” ujar  Wawan.

Direktur Teknik PSSI Danurwindo, tak lupa menyempatkan diri hadir ke Lapangan Universitas Trisaksi, Nagrak, di tengah-tengah kesibukannya mendampingi timnas Indonesia. Ketua tim Technical Study Grup Liga TopSkor tersebut mengatakan, sepak bola Indonesia sudah berada dalam jalur yang seharusnya.

“Sepak bola itu tidak instan. Di mana pun selalu dibuat dan diciptakan dari level usia muda. Kalian-kalian inilah pemain sepak bola Indonesia di masa depan,” kata Danurwindo. “Harapan dari PSSI, Liga TopSkor berjalan sepanjang waktu dan semakin kompetitif dan konsisten menyumbangkan pemain ke timnas.”

Danurwindo juga berpesan, elemen perkembang positif pemain muda ada di tangan pelatih dan orang tua. “Tugas pelatih menjadi pembimbing yang baik bagi anak-anak di lapangan, orang tua juga harus suport, memberikan nutrisi sebagaimana mestinya bagi calon atlet dan menjaga gaya hidup dengan teratur,” ucap Danur.

Sementara itu, juara bertahan ISA Fossbi Trisakti mengawali kompetisi musim ini dengan manis. Tim asuhan Zuchli Imran Putra tersebut berhasil mengalahkan tim promosi Petrostream, skor 4-0. “Kuncinya anak-anak bermain tenang dan menikmati pertandingan,” kata Imran.

Ezra Duta HLTS
Kabar gembiranya, pemain RKC Walwijk (klub Belanda) Ezra Walian, didaulat menjadi duta LHTS U-13 2018/2019. Keberadaan Ezra diharapkan bisa semakin memotivasi semangat berlatih pemain. Rencananya, Ezra akan mengunjungi lokasi latihan kontestan LHTS, akhir tahun ini, begitu kompetisi usai.


Baca Juga :
- Saatnya TopSkor Indonesia Menembus Tradisi
- Opening Ceremony Gothia Cup Cina Berlangsung Meriah, Indonesia Sukses Mencuri Perhatian

“Kompetisi ini adalah tempat awal buat mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia menjadi pesepak bola profesional. Kompetisi ini terbukti telah menghasilkan bakat-bakat muda potensial yang telah mengisi skuat tim nasional kelompok umur U-16 dan U-19,” kata Ezra.*Furqon Al Fauzi

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA