#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Lanjutkan Garuda Muda!
19 Oktober 2018 04:00 WIB
KEBERANIAN bermain lepas menjadi salah satu kunci dari sukses timnas U-19 Indonesia dalam laga pertama penyisihan Grup A Piala Asia U-19, kemarin. Keberanian tersebut sempat memberikan efek di pertahanan pasukan Indra Sjafri, ketika Nurhidayat Haji Haris gagal mengantisipasi bola umpan silang pemain Taiwan yang membuat kedudukan menjadi 1-1.
Namun, Tim Garuda Muda memperlihatkan bahwa satu kesalahan tersebut tidak membuat mereka terpuruk. Kerja sama, tekad, dan tetap fokus membuat mereka kemudian membangun kembali permainan. Tetap dengan bermain lepas. Hasilnya, dua gol berhasil diciptakan Tim Garuda Muda. Setelah gol pertama yang diciptakan Egy Maulana, gol kedua dan ketiga kemudian tercipta dari kaki Witan Sulaeman.

Ketiga gol tersebut memperlihatkan pergerakan yang cepat, pemain dalam memposisikan diri ketika tanpa bola, hingga skema menyerang yang muncul dari sebuah kerja sama yang baik. Ada juga faktor keberuntungan, tepatnya dari gol kedua yang diciptakan Witan Sulaeman lewat tandukan. Meski demikian, gol itu tidak akan terjadi dan keberuntungan itu tidak akan datang kalau saja Witan Sulaeman tidak berinisiatif maju ke depan. Bola tepisan kiper lawan yang menghampiri langsung ditanduknya.

Demikianlah, Tim Garuda Muda telah membuktikan bahwa mereka mampu berbicara dalam ajang internasional, tepatnya dalam Piala Asia U-19 2018 ini. Sebuah kemenangan yang cukup menghapus keraguan setelah sejumlah hasil tidak memuaskan dalam ajang uji coba. Seperti diketahui, dari tiga laga uji coba terakhir, Tim Garuda Muda hanya sekali menang dan mengalami dua kekalahan.


Baca Juga :
- Emery dan Strategi Pergantian
- The Sacked One

Kini, kemenangan atas Taiwan dapat menjadi motivasi untuk menghadapi dua laga selanjutnya yaitu lawan Qatar U-19 dan Uni Emirates Arab U-19. Di antara ketiga lawan Garuda Muda di grupnya, kedua lawan terakhir ini justru menjadi tantangan yang besar. Qatar dan Uni Emirates Arab memiliki postur yang sedikit berbeda dibandingkan dengan Taiwan. Namun, gambaran itu yang justru akan menjadi tes terbaik untuk Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.


Baca Juga :
- Kelas Final di 16 Besar
- Klopp Disukai karena Filosofinya

Semoga, kemenangan ini dapat dilanjutkan oleh pasukan Indra Sjafri dalam laga kedua yang akan digelar Minggu (21/10) nanti. Semoga, keberanian Garuda Muda bermain lepas mengurung pertahanan lawan seperti saat lawan Taiwan, pun dapat terlihat pada pertandingan ini saat lawan Qatar. Ya, langkah masih jauh, dan pertempuran harus dilanjutkan.*Irfan Sudrajat

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA