#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ide 'Gila' Seperti Apapun Tak Akan Bisa Buat Formula 1 Lebih Seru
19 Oktober 2018 20:30 WIB
TEXAS - Ketua tim Formula 1 Haas, Guenther Steiner, mengatakan walaupun ada beberapa ide 'gila' yang digagas oleh panitia balap F1, itu tidak akan membuat balapan terlihat semakin seru, selama masih ada 1 tim yang mendominasi ajang tersebut.

Formula 1 mulai ditinggalkan oleh para penggemarnya lantaran terkesan membosankan. Satu tim mendominasi selama satu tahun menjadi salah satu faktor mengapa sekarang ajang balap jet darat itu terkesan hambar.

Lewis Hamilton, yang saat ini tengah memimpin klasemen pembalap, juga ikut memberikan masukan untuk membuat Formula 1 kembali seru. Itu dengan membuat format balapan seperti Formula 2, di mana pada saat balapan akan ada Feature Race dan Sprint Race.


Baca Juga :
- Fakta-fakta dan Mekanisme Balapan W Series, F1 Khusus Wanita
- F1 Khusus Wanita Akan Digelar, 100 Pembalap Sudah Mendaftar

Pemenang di balapan Feature Race akan menempati posisi paling belakang di start Sprint Race. Sedangkan yang finis di posisi paling buncit akan menempati pole position saat Sprint Race.

Merespon masukan dari Hamilton, ketua tim Haas, Steiner, mengatakan bahwa ide tersebut adalah ide 'gila'. "Kita sebenarnya tidak membutuhkan ide-ide gila seperti itu, dengan mengubah starting grid dan lainnya," ucap Steiner.


Baca Juga :
- Hamilton Menang di GP Brasil, Mercedes Jadi Juara Konstruktor F1 2018
- McLaren Konfirmasi Ikut Indy 500, Fernando Alonso Jadi Pembalapnya

"Itu tidak akan mengubah segalanya, tidak akan membuat balapan semakin seru. Coba anda hitung, berapa kali Mercedes atau Ferrari start dari posisi paling belakang, kemudian di akhir balapan mereka finis di posisi 4 besar? Hitung itu," tambahnya.

"Untuk membuat balapan seru, coba tingkatkan level di lapangan. Itu satu-satunya cara agar bisa membuat balapan terlihat kompetitif. Dan satu-satunya cara menggapai hal tersebut adalah dengan adanya pembatasan dana," Steiner mengakhiri. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA