#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Indonesia Raih 5 Medali di WJC 2018, Susy Susanti: Ini Sesuai Target
19 November 2018 11:34 WIB
TORONTO - Indonesia sukses mencapai targetnya di kejuaraan beregu dan perorangan BWF World Junior Championships (WJC) 2018. Sebanyak lima medali dipastikan akan dibawa pulang ke tanah air dari laga yang berlangsung di Markham Pan Am Venue, Ontario, Kanada tersebut.

Kelimanya terdiri dari satu emas, satu perak dan tiga perunggu. Medali emas dan perak didapatkan oleh Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil, yang berhadapan dengan rekannya sendiri, Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sementara tiga medali perunggu dipersembahkan oleh nomor beregu campuran dan dua pasangan ganda putri, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma.

“Yang pasti cukup lega karena apa yang menjadi target kami bisa terpenuhi. Di nomor beregu kami pasang minimal semifinal, karena melihat kekuatan yang tidak semua merata. Di tunggal masih kurang, tapi di ganda kami kuat. Untuk nomor perorangan, sesuai prediksi bahwa kami berharap di ganda putri dan ganda campuran," kata manajer tim Indonesia Susy Susanti dalam rilis PBSI.


Baca Juga :
- Indonesia Lolos ke Semifinal, Susy Susanti Puji Tiga Ganda
- Taiwan Kuat pada Tunggal dan Ganda Putra, tapi Peluang Indonesia Lebih Besar

.Kemarin ganda putri hampir bisa lolos juga. Tapi dengan all Indonesian final ganda campuran juga sudah cukup baik. Ke depannya kami harus lebih kerja keras lagi. Karena kami inginnya di semua sektor bisa mencapai prestasi."

Secara umum Susy menilai penampilan para atlet sudah cukup baik, meski tetap ada yang perlu ditingkatkan. Susy menambahkan, bahwa ia dan tim pelatih juga sudah mempersiapkan pemain pelapis untuk kejuaraan dunia junior berikutnya. Ia berharap para junior yang masih ada kesempatan bertanding tahun depan, bisa mengambil pengalaman dari laga kali ini.

“Sebagian pemain besar yang kami bawa merupakan gabungan, ada yang tahun ini akhir junior, tapi ada juga yang masih bisa satu sampai dua kali atau bahkan tiga kali lagi turun di junior. Jadi suatu hal yang bagus juga untuk pengalaman,” ujar Susy.


Baca Juga :
- Jadi Penentu Indonesia Juara Grup, Ini Komentar Greysia/Apriyani
- Indonesia Dikalahkan Denmark, Ini Kata Susy Susanti

“Memang di sini agak terbagi juga, ada yang kami targetkan juara, ada yang untuk mencari pengalaman, ada juga pemain yang dipersiapkan juga. Contohnya, dari yang kelahiran 2001 kami masih ada Febriana (Dwipuji Kusuma), Chika (Putri Syaikah), Nita (Violina Marwah), 2002 ada Indah (Cahya Sari Jamil). Tunggal putri 2001 kami ada Yasnita (Enggira Setiawan), 2002 ada Putri (Kusuma Wardani), 2003 ada Stephani (Widjaya)," lanjut sosok yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI ini.

"Jadi semua ada lapisan. Target-target semua atlet juga berbeda. Sehingga untuk kedepannya sudah terplaning dengan baik dan lebih detil. Supaya ada gambaran untuk Asia Junior kemudian untuk World Junior Championships berikutnya."***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA