#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Piala AFF 2016 Final, 2018 Gagal Total, Begini Analisis Fachruddin Aryanto
25 November 2018 11:00 WIB
JAKARTA - Fachruddin Aryanto menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 yang mampu menembus final. Tapi di tahun ini, Fachruddin juga merasakan ambruknya Indonesia karena tersingkir dari fase grup.

Lantas apa perbedaan dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 dan 2018? 

Apakah Indonesia tidak mampu mengantisipasi perubahan format kejuaraan dari home tournament menjadi kandang-tandang? 


Baca Juga :
- Pengamat Sepak Bola Vietnam Sebut Malaysia dan Indonesia Bukan Pesaing
- Komentar Simon McMenemy Soal Persaingan di Grup G

Atau karena kompetisi Liga 1 masih berjalan, sehingga pikiran pemain menjadi terpecah?

Berikut jawaban dari Fachruddin Aryanto:

"Mungkin banyak faktor ya, tapi saya tidak mau menyalahkan siapapun."

"Kalau ditanya format, ya semua negara merasakan perubahan format. Semua merasakan."


Baca Juga :
- Reaksi Pelatih Timnas Malaysia Masuk Grup G, Indonesia Jadi Perhatian
- Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022, Dua Laga Awal Indonesia Lawan Malaysia dan Thailand

"Jadi memang banyak faktor, harus banyak belajar lagi."

"Misalnya saja sewaktu 2016 itu sesi persiapan lebih lama. Jadi mungki salah satu faktornya itu."*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA