#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Jika Kalahkan Deontay Wilder, The Gypsy King Tak Mau Tanding di Inggris
25 November 2018 12:15 WIB
LOS ANGELES - Tyson Fury tampaknya jatuh hati dengan Amerika Serikat. Petinju Inggris itu siap menetap di negeri harapan Paman Sam. Itu akan dilakukan jika dia mengalahkan Deontay Wilder pada 1 Desember.

The Gypsy King berada di Los Angeles. Petinju kelas berat itu bersiap menghadapi pemilik sabuk WBC Deontay Wilder. Fury mengatakan siap untuk kembali ke Inggris, tapi tidak pernah bertanding di Inggris lagi.

“Jika saya menang, saya akan tetap di sini dan meninggalkan sabuk IBC di sini. Saya tidak akan bertinju di Inggris lagi, Anda orang pertama yang mendengarnya di sini," kata Tyson Fury.


Baca Juga :
- Bayaran Tidak Cocok, Joshua Pilih Povetkin Ketimbang Lawan Wilder
- Wilder Tak Puas 2 Kali Jatuhkan Fury, Dia Siap Duel Ulang

“Saya bintang pay-per-view Amerika berikutnya setelah saya mengalahkan Deontay Wilder. Ini adalah tanah harapan." 

Fury pernah berurusan dengan British Boxing Board of Control. Dia diskorsing dua tahun akibat depresi dengan menenggak obat terlarang pada 2015.

Setelah masa hukuman habis, dia kembali naik ring. Awal tahun ini Fury  memenangkan dua pertandingan comeback.

Rencananya AS akan menjadi perubahan besar setelah visa masuknya ditolak selama lebih dari dua tahun.

Sementara itu, Wilder telah mengecam Anthony Joshua karena menghina pertarungan gelar dunianya dengan Fury. Raja kelas berat WBA, WBO dan IBF asal Watford itu ingin bertemu pemenang antara Wilder dan Fury di Wembley pada 13 April. Sabuk WBC adalah satu-satunya hal yang hilang dari koleksi AJ.

Namun petinju Inggris itu menolak berada di Staples Center di Los Angeles untuk pertandingan, 1 Desember nanti. Dia tak mau menyaksikan pertarungan Fury melawan Wilder.


Baca Juga :
- Wilder Difavoritkan, tapi Tyson Fury Licik, Ini Reaksi Legenderis Tinju
- Tyson Fury Emosi Merobek Baju dan Pukul Dada, Wilder Bilang Ini Perang

Fury, 30, terbang ke New York untuk menghadapi Wilder setelah kemenangannya atas Artur Szpilka pada awal 2016. Petinju Inggris itu berada di Belfast untuk mengejek Fury saat ia mengalahkan Francesco Pianeta pada bulan Agustus.

Wilder juga mencela Joshue: "Joshua seharusnya ada di sana - itu bagian dari tinju. Ini bukan olahraga satu orang."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA