#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Lebih Dekat dengan Percha Leanpuri: Calon Ketua PBI 2018-2022
06 Desember 2018 21:38 WIB
MUDA, energik, dan berkomitmen. Demikian kesimpulan yang terdapat pada Percha Leanpuri.

Namun, tiga kata itu tidak cukup menggambarkan wanita kelahiran Belitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan ini. Melainkan, wajib ditambahkan satu kata lagi: Inisiatif.

Ya, Percha masih muda. 24 Juni lalu, putri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru ini genap 32 tahun.


Baca Juga :
- Resmi, Percha Leanpuri Jadi Ketua PBI 2019-2023
- Bowling Goes to School Jadi Andalan Percha Leanpuri sebagai Ketua PBI

Usia yang masuk golongan milenial. Namun, Percha punya visi yang jauh ke depan.

Salah satunya, demi membenahi bowling. Yaitu, olahraga yang dalam satu dekade terakhir berkembang pesat di Tanah Air.

Percha siap berjuang sebagai Ketua Pengurus Besar Persatuan Bowling Indonesia (PBI). Perjuangannya dimulai dalam musyawarah nasional yang berlangsung di salah satu hotel di Jakarta Selatan, Jumat (7/12).

“Perjalanan saya untuk menuju ketua (PBI) ini bukan ujug-ujug,” kata Percha saat ditemui TopSkor.id di Hotel Bellevue, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

“Saya mencintai olahraga ini sejak kecil. Bahkan, ketika menempuh pendidikan di luar negeri, pun bowling jadi sarana saya untuk menjaga fisik. Selain yoga, bisa dibilang bowling merupakan olahraga yang rutin saya lakukan.”

Percha menjawab dengan lugas alasannya bersedia jadi ketua PBI. Menurutnya, itu inisiatif pribadi.

Berdasarkan dari antusiasmenya terhadap permainan yang menggunakan bola dan pin ini. Perlahan tapi pasti, Percha ingin memajukan prestasi bowling di Tanah Air.

“Awalnya, usai Asian Games 2018. Saya menyaksikan venue berdiri megah. Mulanya, ini hanya misi kedaerahan saya. Agar, venue terbaik ini (Jakabaring Bowling Center) tidak terbengkalai akibat selesainya multievent,” pemilik akun instagram @perchahd ini menjelaskan.

“Dengan misi kedaerahan ini ternyata disambut baik teman-teman dari Pengprov (Pengurus Provinsi) setelah selesai Asian Games 2018. Saya bersama teman-teman mempunyai niat baik dan tulus bagaimana kita bisa memasyarakatkan boling secara luas. Supaya, olahraga ini gaungnya lebih mengena ke setiap lapisan di masyarakat. Juga terkait pegembangan dari atlet dan pembinaan sejak dini.”

Dalam sejarahnya, belum ada wanita yang jadi memimpin PBI. Bahkan, di induk organisasi olahraga di Tanah Air pun, ketua umum dari kaum hawa bisa dihitung jari.

Namun, Percha tak gentar. Sebaliknya, ibu dari satu putra ini tertantang untuk mengemban amanah tersebut.

“Setelah bertemu rekan-rekan dari pengprov di Indonesia dan melakukan konsolidasi, saya ingin menyatukan visi tersebut. Sebab, kita tahu, bowling ini eksklusif sekali. Nah, itu yang akan kita coba untuk menghapus stigma eksklusif tersebut,” ujar Percha, optimistis.

“Bagaimana caranya? Jika saya terpilih (sebagai ketua PBI), tentu saya dan pengurus akan lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk, menyelenggarakan berbagai event internasional di Indonesia. Agar, atlet di Tanah Air bisa merasakan pengalaman tampil dengan wakil negara lain.”

Direktur Utama Star Cab Taxi ini menambahkan, “Selanjutnya, saya juga ingin di setiap provinsi memiliki bowling center. Pasalnya, selama ini hanya ada di beberapa kota besar saja. Ini yang membuat bowling terkesan eksklusif. Beda dengan (sepak) bola yang setiap daerah ada lapangan. Sementara, bowling harus punya tempat khusus dengan line-nya, listrik, dan sebagainya.”

Sebagai bagian dari generasi milenial, sudah tentu Percha ingin bowling menyasar kepada kalangan muda. Anggota DPD RI 2009-2014 dan 2014-2015 ini pun akan sudah membuat program untuk meningkatkan bowling kepada pelajar dan mahasiswa.

Bowling Goes to School jadi program utama saya. Intinya, saya ingin meningkatkan prestasi bowling di Tanah Air diawali dari segi pembinaan. Untuk itu, saya akan merangkul pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Agar, mereka yang juga bagian dari generasi milenial ini bersama PB turut mengangkat prestasi bowling,” tutur Percha, semringah.

Menurutnya, pembinaan sejak dini jadi kunci kesuksesan dalam olahraga. Itu mengapa, Percha bakal jemput bola dengan mengajak pelajar SMA lewat Bowling Goes to School yang bisa jadi bibit di masa depan.


Baca Juga :
- Muchdi Pr. Terpilih sebagai Ketua PGI Sah
- Prihatin dengan Prestasi Golf Indonesia, Alasan Muhdi PR Inisiatif Jadi Ketua PB PGI

“Ayo, semua pemuda yang ada di Indonesia. Kita sama-sama kembangkan olahraga ini agar bisa lebih memasyarakat sekaligus diminati,” Percha, memberi pesan kepada generasi muda yang tertarik jadi atlet bowling.***


Profil
Nama: Percha Leanpuri
Orangtua: Herman Deru (ayah), Febrita Lustia (ibu)
Tempat lahir: 24 Juni 1986
Tanggal: Belitang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan
Bintang: Cancer
Profesi: Bisnis
 

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA