#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
KORI Dibentuk demi Majukan Olahraga Indonesia
10 Desember 2018 11:51 WIB
JAKARTA - 2018 jadi tonggak prestasi olahraga Indonesia. Indikatornya jelas dengan suksesnya dua multievent.

Itu meliputi Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Indonesia tidak hanya sebagai tuan rumah yang baik.

Melainkan juga mampu berprestasi maksimal. Misalnya, Indonesia mengukir sejarah dengan 31 emas di Asian Games 2018 yang jadi pencapaian terbaik dalam sejarah melewati 1962.


Baca Juga :
- PSG Siapkan Rp 1,1 Triliun untuk Ceraikan Icardi dari Inter
- Sukses Asian Games 2018 Jadi Modal Indonesia sebagai Tuan Rumah Olimpiade 2032

Bahkan, upacara pembukaan dan penutupan sangat megah yang tidak hanya skala Asia saja, tapi juga internasional. Berdasarkan fakta itu, pemerintah Indonesia pun mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Nah, menyikapi pencapaian tersebut, sejumlah tokoh olahraga di Tanah Air menggagas bagaimana lebih memajukan prestasi. Juga, demi mensejahterakan para pelakunya.

Sebagai langkah awal, para tokoh tersebut membentuk Komunitas Olahraga Indonesia (KORI). Wadah ini diharapkan jadi forum untuk mempertemukan segala gagadan, pemikiran, pengalaman, dan pengetahuan tentang bagaimana memajukan olahraga Indonesia.

Dimulai dengan dialog "Apakah Masa Depan Atlet Indonesia Sudah Terjamin?" yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (10/12). Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua Komite Olahraga (KOI) Erick Thohir, Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari, ratu bulu tangkis nasional Susy Susanti, dan sebagainya.

"Diskusi ini untuk kelangsungan masa depan olahraga Indonesia. Yang belum baik harus ditingkatkan. Yang sudah baik, terus dipertahankan," kata Erick, dalam sambutannya.


Baca Juga :
- Ada Piala Dunia dan MotoGP di Balik Olimpiade 2032
- Berjalan Hindari Wartawan, Joko Driyono Berpapasan dengan Erick Thohir

Sosok yang menjabat sebagai Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Asian Games XVIII/2018 (INASGOC) ini optimistis. Dengan dialog yang melibatkan atlet, pengurus, hingga perwakilan pemerintah, bisa memajukan olahraga Indonesia.

"Salah satunya, atlet. Kita ingin, masa depan atlet terjamin. Tidak hanya, ketika jayanya saja. Melainkan, saat sudah pensiun," Erick, menegaskan.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA