#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bambang Suryo: Sanksi Seumur Hidup, Hanya Dagelan Komdis PSSI
27 December 2018 21:15 WIB

MALANG – Nama  Bambang Suryo (BS) kian berkibar dan tak ciut nyali, meski baru saja dijatuhi sanksi seumur hidup larangan ikut serta dalam aktivitas sepak bola di lingkungan PSSI oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI lewat surat bernomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018 hari Rabu, 26 Desember 2018.

Mantan stopper Persitara Jakarta Utara (1991-1993) dan Persijatim Jakarta Timur (1993-1996) itu, bahkan menilai sanksi tersebut tak ubahnya dagelan Komdis PSSI terhadap dirinya dengan tuduhan sebagai pelaku match fixing.

“Saya bahkan belum menerima suratnya dari Komdis PSS. Anehnya mereka sebelumnya tidak pernah memanggil saya untuk dimintai keterangan, lewat WhatsApp, SMS, telepon, apalagi surat resmi. Kenapa tiba-tiba langsung dapat surat sanksi seumur hidup itu. Jangankan dipanggil Komdis PSSI, dipanggil setan, iblis atau malaikat pun saya datang. Komdis PSSI seakan memaksakan diri dan kehendaknya untuk membereskan kasus-kasus match fixing dengan sayalah yang bersalah. Ini sanksi hanya dagelan Komdis PSI,” tegas BS kepada TopSkor.id di Jalan Surabaya, Kota Malang, Kamis (27/12) siang.

Pria kelahiran Malang, 30 Agustus 1970 itu bahkan menatang balik Komdis PSSI, untuk membuktikan dimana letak kesalahannya. Dengan catatan dirinya menerima surat sanksi itu dan dan siap kapan pun dipanggil Komdis PSSI.

Jika pun telah menerima surat tersebut, BS pun telah menyiapkan jurus lain menangkal tuduhan yang ditujukan kepada Komdis PSSI, yakni jalur banding, somasi, dan bahkan hukum, termasuk melaporkan Komdis PSSI ke AFC.

“Saya tanya, apa kesalahan saya sehingga Komdis PSSI menjatuhkan sanksi itu. Ini hanya karena ada oknum di Komdis PSSI yang memang tidak suka saya, bersifat like and dislike. Tidak semua anggota Komdisi PSSI itu buruk, hanya ada beberapa oknum yang saya sudah tahu mereka ada di balik sanksi ini. Saya akan banding, somasi atau menempuh jalur hukum, bahkan lapor ke AFC,” imbuh mantan pemain  Persikab Kabupaten Bandung (1996-1997) dan Persiraja Banda Aceh (1998-2000) tersebut.*

 

BERITA TERKAIT

news
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA