#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Oleguer Aktivis Katalunya Sejati
28 Desember 2018 04:09 WIB
PENGGEMAR sepak bola pasti tidak asing dengan pemain asli Katalunya ini. Ya, dia adalah Oleguer Presas yang menjadi andalan lini belakang zaman Frank Rijkaard. Salah satunya menjadi starting line up pada final Liga Champions tahun 2006 melawan Arsenal. Sialnya, kebanyakan orang lebih mengingat kesalahan pemain ini yang gagal menjaga pergerakan Sol Campbell sehingga menghasilkan gol bagi Arsenal.

Oleguer digantikan oleh Juliano Belletti di babak kedua. Pemain pengganti tersebut yang mencetak gol kemenangan Barcelona atas Arsenal di final yang berlangsung di Paris tersebut. Setelah itu, nama Oleguer pun perlahan-lahan menghilang dari peradaban dunia si kulit bundar.

Meski demikian, bagi para pecinta Barca, terutama mereka yang memiliki nasionalisme Catalan cukup fanatik, menialai Oleguer adalah pahlawan. Ada alasan lain yang membuat pemain ini dipuja-puja masyarakat Katalunya. Beberapa pemain Barcelona memiliki nasionalisme Katalunya tetapi mereka tetap memenuhi panggilan tim nasional Spanyol. Xavi Hernandez, Carles Puyol, Gerard Pique, dan Sergio Busquets pernah mengibarkan bendera Katalunya setelah Spanyol memenangi Piala Dunia 2010. Hal seperti ini tidak pernah dilakukan oleh Oleguer.


Baca Juga :
- Seedorf Gabungkan Brasil dan Jepang
- Hariono Belajar Berbisnis

Sepanjang kariernya, Oleguer memang hanya sudi bermain di pertandingan internasional jika tim nasionalnya memanggil, yaitu tim sepak bola Katalunya. Meskipun tidak diakui oleh FIFA, Katalunya memang memiliki federasi dan tim sepak bolanya sendiri. Pemain kelahiran 2 Februari 1980 sempat berargumen dengan Luis Aragones, pelatih tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Eropa 2008. Pembicaraan itu terjadi ketika Oleguer diberitakan akan mendapatkan panggilan oleh Aragones.

“Saya memberi tahu Luis pandangan politik saya,” kata Oleguer. “Saya mungkin tak akan berusaha sepenuh hati jika dipanggil membela Spanyol. Jadi lebih baik orang lain saja yang mengisi posisi saya.” Kiprah pemain ini di luar lapangan lebih mengundang kontroversi lagi.

Oleguer memanfaatkan pendidikan formalnya di jurusan ekonomi Universitas Autonoma de Barcelona untuk berkontribusi pada berbagai jurnal akademik bertema sosial-politik. Ia juga secara aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial di kotanya bersama Crida per Sabadell, salah satu organisasi yang berada di Katalunya.

Oleguer juga menerbitkan buku berjudul Cami d’Itaca pada tahun 2006. Buku yang sebenarnya berisi kisah hidupnya dan karier sepak bolanya tersebut menjadi kontroversial karena memuat berbagai pandangan politisnya terhadap pemerintahan Spanyol.

"Sepak bola tidak lebih dari sebuah olahraga, tetapi suka atau tidak, di kota yang tidak normal seperti kami, hal ini adalah cara untuk mengekspresikan perasaan yang terkadang tidak selalu dipahami atau dihormati oleh orang lain," katanya

Perjuangannya untuk Catalan dianggap kelewat batas oleh publik Spanyol pada tahun 2007. Seluruh media Spanyol mengecam mantan pemain Barcelona dan Ajax Amsterdam ini. Sikap politiknya dianggap terang-terangan dengan menyerang pemerintahan Spanyol.

Kariernya terhenti setelah habis kontrak dengan Ajax pada tahun 2011. Kenyataan ini tentunya cukup ironis, mengingat pada tahun yang sama, para rekan seangkatannya seperti Xavi dan Puyol masih berada di puncak karir mereka. Perjuangannya mendukung kemerdekaan Cataluna masih berlangsung. Inilah yang membuatnya istimewa, dan tetap dikenang oleh para pendukung Barcelona yang sebagian besar berpenduduk di Katalunya.*CR6

Gelar dengan Barca
OLEGUER Presas Renom salah satu pemain jebolan akademi sepak bola Barcelona. Meski mengawali karier di klub junior Gramenet, Presas kemudian masuk tim Barcelona B. Pada 2003 kemudian dia promosi ke tim senior sebelum sempat bermain di Ajax Amsterdam pada 2008. Sebagai bek, dia bisa tampil di tengah atau sebagai bek kanan.

Meski kontroversial sebagai pemain di Barca karena pendangan politiknya, dia tetap menjadi bagian penting dari sukses Barcelona meraih berbagai gelar, di antaranya dua gelar La Liga pada 2004-2006. Lalu meraih gelar Liga Champions pada 2005/06. Di Ajax, Presas pun membawa tim ini juara Liga Belanda pada 2010/11 dan Piala Belanda 2009/10.

1
Oleguer Presas tampil dalam 167 laga bersama Barcelona dan menorehkan satu gol. Satu-satunya gol tersebut diciptakan ke gawang Malaga, 24 Maret 2005.


Baca Juga :
- Ibra Harum dengan Parfum
- Pique Pemilik Klub dan Game Online

 

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA