#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ronaldo Kutuk Suporter Inter yang Serang Koulibaly
27 December 2018 22:51 WIB
TURIN - Bek Napoli Kalidou Koulibaly jadi korban pelecehan rasisme. Cristiano Ronaldo geram dan mengutuk suporter Inter Milan.

Dalam akun Instagram @cristiano, pemain bintang Juventus itu mengunggah foo sedang berduel dengan Koulibaly. Dia memberi keterangan: pentingnya menghindari isu rasisme di sepak bola. 

Kalidou Koulibaly menjadi sasaran rasis selama kekalahan 1-0 Napoli dari Inter Milan pada laga Boxing Day di Giuseppe Meazza, Rabu (26/12). Tiap kali Koulibaly menguasai bola, oknum suporter Inter menirukan suara mirip monyet. 


Baca Juga :
- Bagaimana Elite Olahraga Narsisistik Bisa Bertahan Tanpa 'Likes' Instagram?
- Ancelotti: Napoli Bisa Beli 2 Pemain Besar Lagi, Icardi dan Pepe Jadi Pilihan

Pelatih kepala Carlo Ancelotti mengatakan setelah kalah 1-0 dari Napoli bahwa mereka mencoba menghentikan pertandingan tiga kali karena nyanyian ofensif. Tapi, permintaan itu tak digubris sang pengadil.

Koulibaly makin jadi pesakitan di menit 80. Pemain asal Prancis itu diusir dari lapangan setelah mendapat kartu merah setelah melanggar winger Inter Matteo Politano. 

"Saya minta maaf atas kekalahan ini dan terutama karena telah meninggalkan saudara-saudara saya! Tapi saya bangga dengan warna kulit saya. Menjadi orang Prancis, Senegal, Neapolitan: seorang manusia," tulis Koulibaly di akun IG-nya usai pertandingan.

Ronaldo menaruh simpati Koulibaly. CR7 mendukung sikapnya dan posting media sosial disertai dengan snap dirinya dengan Koulibaly.

"Saya selalu ingin pendidikan dan rasa hormat dalam kehidupan dan sepak bola," tulis Ronaldo di Instagram. "Tidak untuk rasisme atau jenis pelanggaran dan diskriminasi lainnya !!!"

Walikota Milan Beppe Sala, yang mendukung Inter, juga mengutuk penyalahgunaan ketika ia mengeluarkan permintaan maaf publik kepada Koulibaly melalui Facebook.

"Saya pergi ke stadion kemarin, mengikuti hasrat yang diteruskan kepada saya oleh ayah saya," tulis Sala di Facebook. "Saya merayakan kemenangan Inter tetapi saya pulang dengan kecewa."


Baca Juga :
- De Laurentiis Siap Mundur dari Perburuan James Rodriguez
- Insigne: Saya Ingin di Napoli Seumur Hidup

"Ejekan untuk Koulibaly memalukan. Itu tindakan memalukan yang ditujukan untuk olahragawan serius seperti dia, yang menunjukkan kebanggaan pada warna kulitnya."

"Sementara itu, saya ingin meminta maaf kepada Kalidou Koulibaly atas namaku sendiri dan atas nama kota Milan yang layak."*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA