#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Kalahkan Sesama Pemain Liverpool, Mohamed Salah Terbaik Afrika 2018 Lagi
09 Januari 2019 08:54 WIB
DAKAR - Mohamed Salah telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika tahun 2018 setelah 12 bulan yang sensasional.

Salah membantu The Reds ke final Liga Champions pada bulan Mei. Pemain Mesir ini menjadi bagian penting dalam serangan The Reds. Dia juga mengantar Liverpool ke puncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

Ini kali kedua beruntun Salah dinobatkan sebagai pemain terbaik Afrika. Tentu didasari prestasinya yang gemilang. Sepan tahun lalu, dia donasikan 44 gol untuk Liverpool dan tim nasional Mesir. Ia juga mengakhiri musim 2017-18 sebagai top skor Liga Primer Inggris dengan 32 gol.


Baca Juga :
- Mohamed Salah Dikritik, Kapten Liverpool: Justru Itu Bikin Kuat
- Salah Terbaik, 2 Pemain Seri A Ini Masuk Tim Afrika 2018

Dia juga mencetak dua gol di Piala Dunia dalam penampilan pertama Mesir di kompetisi dalam 28 tahun.

Salah mengalahkan rekan setim Liverpool Sadio Mane dan penyerang Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang.

Dia mengalahkan dua pemain yang sama tahun lalu dalam pemungutan suara yang diputuskan oleh direktur teknis dan pelatih kepala dari 56 asosiasi anggota CAF.

Ini melengkapi penghargaan untuk pemain berusia 26 tahun itu setelah ia juga mempertahankan hadiah Pemain Terbaik Afrika BBC dan menempati posisi keenam dalam nomimen Ballon d'Or.

“Saya memimpikan penghargaan ini sejak kecil dan sekarang saya sudah memenanginya dua kali berturut-turut,” kata Salah.

Sukses Salah menyabet gelar Pemain Terbaik Afrika untuk kedua kalinya, berarti Liverpool telah memenangi gelar individu tersebut tiga kali.

El-Hadji Diouf merupakan pemain the Reds sebelumnya yang mengangkat gelar ini pada 2002 menyusul eksploitasinya di Piala Dunia tahun tersebut bersama Senegal.

Namun, Yaya Toure dan Samuel Eto’o lah yang menjadi pemain paling sukses di Benua Afrika, dengan memenangi penghargaan itu masing-masing empat kali.


Baca Juga :
- Liverpool Juara Paruh Musim, tapi Man. City Jagonya dalam Urusan Gol
- Tidak Menipu Wasit, Salah Lolos dari Tindakan FA

Pemain asal Pantai Gading menyabet titel individu itu antara 2011 dan 2014, sementara Eto’o menjadi yang terbaik pada 2003, 2004, 2005 dan 2010.*

 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA