#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dituduh Perkosa Guru, Polisi Minta Ronaldo Tes DNA
11 January 2019 07:15 WIB
LAS VEGAS - Cristiano Ronaldo belum bebas dari kasus pemerkosaan. Polisi Las Vegas mengeluarkan surat perintah untuk tes DNA. 

The Wall Street Journal melaporkan pada Kamis (10/1) bahwa Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas telah mengeluarkan surat perintah agar Ronaldo tes DNA. 

Tujuannya untuk melihat apakah cocok dengan DNA yang ditemukan pada gaun yang dikenakan oleh Kathryn Mayorga pada malam dia mengklaim Ronaldo memperkosanya.


Baca Juga :
- Distribusi 700 Gol Cristiano Ronaldo
- Skenario Derby d'Italia, Juventus Siapkan Trequartista, Inter Ragukan Lukaku

Mayorga menuduh Ronaldo memperkosanya di kamar hotel Las Vegas pada 2009. Guru berkebangsaan Amerika Serikat itu mengklaim Ronaldo mengundangnya ke sebuah pesta di kamarnya. Tapi, Ronaldo lantas memaksanya  melakukan hubungan seks anal. Sementara dia memohon pada Ronaldo untuk berhenti.

Ronaldo tidak menyangkal bahwa dia dan Mayorga berhubungan seks. Namun, dia menyatakan mereka ML atas dasar sama-sama suka. Ronaldo dan pengacaranya berulang kali membantah tuduhan pemerkosaan itu.


Baca Juga :
- Prediksi Bhayangkara FC Vs PSS, Kembali ke Rumah
- Ini Alasan Pemain Brugge Selebrasi Ala Ronaldo di Markas Real Madrid

Pada hari yang sama Mayorga mengatakan dia diperkosa. Dia melaporkannya ke polisi. Gaun yang sedang diuji untuk DNA dikumpulkan sebagai bukti pada waktu itu. Jurnal melaporkan bahwa DNA Mayorga ada di gaun itu. Pun DNA dari pihak yang tidak dikenal.

Meskipun melaporkan dugaan pemerkosaan kepada pihak berwenang, Mayorga tidak pernah mengajukan tuntutan. Dia mengatakan menerima penyelesaian  375.000 dolar AS dari Ronaldo agar tutup mulut. 
 
Polisi Las Vegas membuka kembali kasus pemerkosaan ketika Mayorga mengajukan gugatan perdata terhadap Ronaldo pada 2018.*

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA