#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Keputusan Pensiun Andy Murray Sudah Tepat
13 Januari 2019 12:00 WIB
MELBOURNE - Andy Murray putuskan pensiun usai gelaran Australian Open 2019. Padahal, sang petenis telah merencanakan akan pensiun di ajang Wimbledon, yang digelar di tanah kelahirannya yakni Britania Raya.

Jawara US Open dan Wimbledon ini gagal pulih dari cederanya setelah menjalani serangkaian proses operasi pada pinggangnya. Dirinya mengaku selalu merasakan sakit saat sedang bertanding.

Rencananya akan pensiun di ajang Wimbledon, justru Australian Open 2019 ini akan menjadi ajang Grand Slam terakhirnya. Keputusan untuk pensiun setelah AO 2019 ini ternyata didukung oleh rekan seprofesinya, Rafael Nadal.


Baca Juga :
- Pisah dengan Pelatih, Ikut Turnamen, Osaka Langsung Tersingkir
- Kalahkan Petenis Peringkat 3 Dunia, Elise Mertens Juara Qatar Terbuka

Nadal mengatakan bahwa keputusan yang diambil Murray sudah tepat. Pun begitu, keputusan tersebut merupakan keputusan yang sulit bagi semua petenis, atau bahkan atlet.

"Saya tahu bahwa secara mental, membuat keputusan seperti itu sulit," ujar Nadal.


Baca Juga :
- Diprotes Oleh Petenis Profesional, Pique: Bukan Saya yang Mengelola Piala Davis
- Pique: Piala Davis akan Jadi Kompetisi Tenis Terbesar di Masa Depan

"Namun, saat anda berada di atas lapangan tanpa tujuan yang jelas, dan anda merasa kesakitan dan tidak bisa bergerak, sudah saatnya keputusan itu dibuat," tambahnya.

Saat mengumumkan pensiunnya, Murray beberapa kali mengucurkan air mata. Beberapa kali konferensi pers berhenti sejenak lantaran petenis berusia 31 tahun itu mencoba menenangkan diri. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA