#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Rosberg: Formula 1 Perlu Ganti Mesin Jadi Elektrik
26 January 2019 13:50 WIB
BERLIN - Juara dunia Formula 1 2016, Nico Rosberg, mengatakan bahwa di masa depan, ajang balap jet darat bisa saja hafrus mengganti mesinnya menjadi mesin elektrik.

Penggemar Formula 1 kian hari kian menurun. Itu karena ajang balap mobil paling prestisius di dunia itu dianggap didominasi oleh satu tim.

Segala upaya dilakukan oleh Formula 1 agar bisa kembali menarik penonton baru. Mulai dari menggunakan grid kids hingga meramaikan fan zone, itu semua dilakukan agar bisa menjaring penonton.


Baca Juga :
- Verstappen Tidak Persoalkan Tandem
- Line Up Sementara Pembalap Formula 1 Musim 2020: 11 Pembalap Belum Pastikan Bertahan

Akan tetapi, usaha F1 masih belum cukup membuahkan hasil. Ajang Formula E yang sedang naik daun juga membuat perkembangan F1 sulit. Oleh karena itu, Nico Rosberg menyarankan agar F1 mulai mempertimbangkan mesin elektrik di masa depan.

"Pada akhirnya di masa depan, mereka (F1) harus bisa menggunakan mesin elektrik. Saya pikir begitu," ucap Rosberg.


Baca Juga :
- Musim Depan, Eks Pembalap F1 Ini Hijrah ke Formula E
- Tunjukkan Perbaikan, Verstappen Tak Pernah Gagal Finis

"Jika seluruh dunia mulai menjual mobil elektrik, atau mobil bertenaga hidrogen, Formula 1 tentu tidak bisa bertahan di petrol," tambahnya.

Rosberg sendiri memutuskan pensiun setelah memenangkan Formula 1 musim 2016. Saat ini dirinya disibukkan dengan kegiatan pundit F1 dan menjadi investor salah satu tim Formula E. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA