#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ramsay, Sebelum Koki ada Sepak Bola
29 January 2019 04:22 WIB
MUNGKIN tidak pernah terpikirkan oleh Gordon Ramsay bahwa ia akan menjadi chef (koki) yang mendunia. Karena yang diinginkan sejak masih kecil adalah menjadi pemain sepak bola profesional. Dia sangat giat berlatih untuk menjadi pemain sepak bola. Hasilnya tidak mengecewakan, pada usianya menginjak 12 tahun, dia berhasil masuk tim sepak bola di sebuah klub Skotlandia.

Pria kelahiran 1966 ini berhasil bergabung menjadi pemain junior di Glasgow Rangers. Baru ketika umurnya 15 tahun ia dikontrak oleh Rangers. Kala itu banyak yang menilai Ramsay salah satu pemain muda yang sangat berpotensi. Bergabung selama tiga tahun, Ramsay harus pensiun dini karena cedera ligamen yang dideritanya. Sempat memaksakan untuk terus terjun dalam dunia lapangan hijau namun keputusan itu membuat kondisinya semakin parah.

Ramsay yang sakit hati karena tidak bisa berkarier di dunia sepak bola, memutuskan untuk banting stir dengan kuliah perhotelan dan pindah ke Prancis pada usia 19 tahun. Di kota tersebut, dia menyewa apartemen yang sangat kecil sambil bekerja sebagai pegawai dapur di salah satu restoran terbaik di Paris. Sebagai informasi, selama masa sulit Ramsay di Prancis, ia juga mengikuti sekolah masak di French Cuisine untuk meningkatkan pengetahuannya dalam dunia memasak.


Baca Juga :
- Indra Sjafri Mantu, Berikut Doa dari Menpora
- Ali Daei Berkibar dengan Daei Sport

Pada saat itu pula, Ramsay dapat berteman dengan sejumlah koki kenamaan dari Prancis. Delapan tahun ditempa dan belajar di Paris, Ramsay lalu memilih hijrah ke Inggris pada 1993. Ia kemudian diajak sejumlah pengusaha mengelola restoran dengan iming-iming mendapatkan saham kepemilikan. Dari sana, mulailah ia menjadi koki sekaligus pengusaha restoran.

Keberhasilannya dalam dunia memasak membuatnya menyanggupi untuk membuka restoran sendiri. Kehebatannya tidak terhenti, dalam kurun waktu dua tahun saja, Ramsay dinobatkan menjadi chef terbaik ketiga di seluruh Inggris. Ramsay makin meraih sukses yang besar ketika membuka restoran di New York.

Popularitas Ramsay pun menanjak drastis. Ramsay menulis buku bahkan memiliki TV shownya sendiri. Ramsay menjadi bintang tamu di berbagai acara televisi. Ia juga menggawangi berbagai acara TV terkenal seperti Master Chef, Kitchen's Nightmare, dan Hell's Kitchen.


Baca Juga :
- Sukses Mia lewat Winner Never Quit
- Johan Halls : Dari Arsenal hingga Catwalk

Karakternya sebagai chef yang keras dan blak-blakan membuatnya menjadi celebrity chef paling terkenal di dunia. Ramsay telah memiliki restoran di berbagai penjuru dunia dan telah mendapatkan 14 bintang Michellin. Saat ini, Ramsay mengelola bisnis restorannya di bawah perusahaan miliknya sendiri, yaitu Gordon Ramsay Holdings Limited. Selain menglola puluhan restoran di berbagai kota di dunia, perusahaan ini juga mengelola bisnis konsultan.  

Di perusahaannya, Ramsay menguasai 69 persen saham senilai 67 juta pound (sekitar 938 mililar). Tidak ada yang menyangka, Ramsay yang gagal di karier sepak bola menjelma menjadi koki kenamaan dan pengusaha restoran papan atas di Eropa maupun Amerika.*CR6

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA