#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Once a Red, Always a Red! Apresiasi Fan Liverpool untuk Benitez
30 January 2019 21:20 WIB
NEWCASTLE - Newcastle United kalahkan Manchester City. Fan The Cityzen berduka. Liverpool bersukacita. Mungkin seperti itulah gambaran yang bisa mendeskripsikan kemenangan Newcastle atas Manchester City di pekan 24 Liga Primer.

Rafael Benitez sukses membuat tim asuhan Pep Guardiola tak berkutik. Walaupun unggul cepat, City dikejutkan dengan epic comeback The Toon Army.

Pertandingan ini secara tidak langsung memberikan dampak pada perburuan gelar juara Liga Primer musim ini. Sergio Aguero dan kawan-kawan tengah berusaha memepet The Reds yang berada di puncak klasemen.


Baca Juga :
- De Bruyne Peringatkan Liverpool, Musim Lalu Man-City Juga Tertinggal tapi Akhirnya Juara
- Norwich Kekurangan Pemain saat Bungkam Juara Liga Primer

Naas, mereka terpeleset. Mereka tersandung batu mungil yang diletakkan oleh Rafael Benitez, membuat kans mereka menjuarai kompetisi musim ini mengecil.

Maklum jika fan Liverpool saat ini sedang bergembira. Selain karena City terpeleset, hal itu terasa lebih puas karena yang membuat rival perburuan gelar mereka tersandung adalah mantan pelatih nan sukses, Rafa Benitez.

Karena kemenangan mengejutkan inilah, pelatih asal Spanyol itu mendapatkan apresiasi melimpah dari fan Liverpool. "Berikan Rafael Benitez medali pemenang Liga Primer jika kita menjuarai kompetisi," cuit akun di @AnfieldRd96 media sosial.

"RAFA BENITEZ: mempertontonkan keajaiban sejak 2005," cuit LFC Australia. "Rafa Benitez terlalu cinta Liverpool," tulis Carl Anka, dan masih banyak apresiasi untuk Rafael Benitez di media sosial dari penggemar Liverpool.


Baca Juga :
- Norwich City Perlihatkan Kelasnya Saat Jamu Manchester City
- Sempat Dikejutkan Newcastle, Liverpool Berhasil Balikkan Keadaan

Pelatih berusia 58 tahun ini memang pernah mendulang sukses bersama Liverpool. Dia dua kali mengantar Liverbird mencapai final Liga Champions.

Puncak kesuksesannya adalah saat menjadi juara Liga Champions 2005 secara dramatis kontra AC Milan. Once a red, always a red! Benar begitu, Rafa? ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA