#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Erick Thohir Diminta Tolak Dicalonkan Sebagai Ketua Umum PSSI
31 January 2019 19:20 WIB
JAKARTA - Belakangan Erick Thohir didorong untuk bersedia dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI. Entah melalui mekanisme KLB untuk mencari pengganti Edy Rahmayadi secepatnya, atau lewat kongres tahun depan, sesuai dengan periode kepengurusan sekarang.

Namun mantan Anggota Exco dan Ketua Komdis PSSI, Bernhard Limbong, mengatakan sebaiknya Erick Thohir menolak permintaan untuk menjadi Ketua Umum PSSI. Bukan tanpa alasan Bernhard Limbong, mantan jenderal bintang satu ini, mendorong Erick Thohir untuk menolak dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI.

Alasan utama Bernhard Limbong karena Erick Thohir sudah memiliki banyak jabatan. Secara struktural sekarang ini Erick Thohir merupakan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Kemudian dalam rangka Pilpres 2019, Erick Thohir menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Jokowi-Maruf Amin.


Baca Juga :
- Digandeng Iwan Bule Jadi Bakal Calon Waketum PSSI, Ini Alasan Cucu Sumantri
- Iwan Bule Bicarakan Alasan Ingin jadi Ketua Hingga Bangkitkan Sepak Bola Putri

"Saya menaruh hormat terhadap beliau, tapi mengurus sepak bola tidak bisa dirangkap. Sekarang menjadi Ketua Umum KOI, lalu kalau merangkap Ketua Umum PSSI, ya sama saja dengan kemarin Edy Rahmayadi merangkat Gubernur Sumatra Utara," kata Bernhard Limbong.

Lebih lanjut Limbong mengaku bangga Erick Thohir sempat berkecimpung di sepak bola internasional. Terutama saat memiliki klub Liga Italia Serie A, Inter. 

"Erick Thohir lebih diperlukan di tempat lain, bukan di PSSI. Lagipula menangani sepak bola Indonesia lebih ruwet, beda dengan sepak bola internasional,” kata Bernhard Limbong.


Baca Juga :
- Kalau Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI. Arif Putra Wicaksonio Akan Terapkan VAR di Liga 1
- PSSI Kena Semprit FIFA, Kongres Pemilihan Tetap Harus Januari 2020

Menurut Bernhard Limbong kriteria yang pas untuk menjadi Ketua Umum PSSI adalah sosok yang bebas dari kepentingan. Terutama politik, sehingga harus berasal dari kalangan independen.

"Yang memimpin PSSI harus terbebas dari politik, independen, dan jangan mencari makan di PSSI,” ujar Bernhard Limbong. "Seperti pengurus sekarang banyak kepentingan, sehingga harus diganti."*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA