#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bob Malcolm si Penjual Es Krim
01 Februari 2019 04:15 WIB
NAMA Bob Malcolm memang tidak terlalu terkenal atau mungkin sangat jarang diketahui oleh penggila sepakbola sejati. Namun, bagi penggemar sepakbola Skotlandia namanya tidak asing terutama dari fan Glasgow Rangers, salah satu tim raksasa asal negara tersebut. Ketika saat masih aktif sebagai pemain, Malcolm memang pernah perkuat klub pemegang juara terbanyak Liga Premiership Skotlandia tersebut.

Hanya, Malcolm yang berposisi sebagai bek tengah itu jarang mendapat kesempatan bermain dan lebih banyak dipinjamkan ke klub Skotlandia lainnya. Setelah gantung sepatu di tahun 2013 kemarin, nama Malcolm mulai mencuat di akhir tahun 2017 ini. Hanya saja, bukan sebagai pemain sepak bola atau sosok yang berhasil di dunia lapangan hijau, tetapi sebagai pedagang es krim keliling.

Dilansir dari The Sun, pria yang kini 38 tahun tersebut menjual es krim dengan mobilnya di kawasan Kota Glasgow. Menariknya, es krim yang ia jual tersebut ternyata banyak mengundang perhatian dan cukup diminati bagi masyarakat sekitar, tentu saja paling banyak diminati oleh anak-anak.


Baca Juga :
- Oliver Gill Pilih Menuntut Ilmu
- Muntari, Bengkel Berkelas

Dengan menggunakan mobil mini bus dengan poster berbagai macam gambar es krim jualannya, Malcolm tidak segan sesekali mengeluarkan suaranya untuk mengajak masyarakat untuk mencicipi es krim buatannya. Uniknya juga ia menyertakan gambar tokoh superhero Marvel, Spiderman agar mampu menarik banyak orang yang melihatnya.

“Sengaja design dibuat semenarik mungkin, khususnya poster spiderman, jadi nanti ketika mereka melihat kembali, mereka tahu bahwa itu es krimnya Bob Malcolm,” katanya. Kabarnya para pelanggan atau pembeli Malcolm ini justru lebih banyak yang berasal dari fan Glasgow Celtic, di mana itu adalah fans dari klub rival seteru timnya kala ia masih merumput di dunia kulit bundar.

Ia juga tidak segan untuk mempromosikan dagangannya melalui media sosial. Melalui salah satu postingannya Malcolm mengatakan ini adalah sebuah pengalaman yang baru dan hebat. “Saya bertemu dengan orang banyak dan tertawa bersama,” katanya.

Selain es krim, ia juga menjual beberapa makanan ringan lainnya seperti permen dan coklat untuk menambah pemasukan keuangannya. Ia melakukan pekerjaan ini karena belum dapat pekerjaan baru setelah dirinya pensiun. “Sejujurnya saya sangat menikmati pekerjaan ini,” ujarnya sambil tersenyum.


Baca Juga :
- Restoran Zenetti Rasa Museum
- Gyan dari Tinju ke Udara

Malcolm meninggalkan Skotlandia pada 2006 untuk menjajal atmosfer Liga Primer. Kala itu ia dikontrak dua musim untuk bermain dengan klub Derby County. Namun, sayang jasanya kurang dipercaya. Pada 2007 ia dipinjamkan ke klub Queens Park Rangers. 

Gaya permainan sepak bola inggris yang tidak sesuai dengannya membuat dirinya berlabuh ke negara Australia pada 2009. Malcolm membela tim kuat Negeri Kanguru yaitu Brisbane Roar sebelum gantung sepatu pada 2012. Kabarnya kini dirinya kembali berlabuh ke lapangan hijau dengan menjadi asisten pelatih dari salah satu klub Skotlandia yaitu Kelty Hearts.*CR6

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA