#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
PSSI Gelar Piala Presiden, KPSN Percaya Satgas Anti Mafia Bola Konsisten
04 February 2019 16:14 WIB
JAKARTA - Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) mengapresiasi konsistensi Satgas Anti Mafia Bola dalam membongkar patgulipat di sepak bola Indonesia. Saat ini sudah banyak pengurus PSSI, klub, sampai perangkat wasit yang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Terbaru Satgas Anti Mafia Bola menggeledah bekas kantor PT Liga Indonesia dan Persija. Kantor itu bertempat di gedung perkantoran Rasuna Office Park, Jakarta. Satgas juga mengubek-ubek bekas kantor PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Seperti diketahui PT Liga Indonesia dan PT GTS pernah menjadi operator kompetisi di Indonesia.

Langkah Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono beserta jajarannya dengan menggelar turnamen pramusim Piala Presiden 2019, juga tidak akan memberi pengaruh kepada kerja Satgas Anti Mafia Bola. Satgas yang dibentuk Bareskrim Mabes Polri ini bakal terus bekerja mengusut praktik kotor di sepak bola nusantara.


Baca Juga :
- Digandeng Iwan Bule Jadi Bakal Calon Waketum PSSI, Ini Alasan Cucu Sumantri
- Iwan Bule Bicarakan Alasan Ingin jadi Ketua Hingga Bangkitkan Sepak Bola Putri

"Kami mengapresiasi langkah satgas yang makin kencang. Yakinlah satgas tidak akan berhenti sampai pemberantasan match fixing. Semua akan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," kata Erwin Mahyudin, Komisioner Bidang Hukum KPSN.

KPSN adalah pihak yang menginisiasi pemberantasan match fixing yang mulai bergerak bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sejak turunnya Sprin/4976/X/2018/Bareskrim tertanggal 29 Oktober 2018, dan kemudian diperkuat Polri dengan membentuk Satgas Antimafia Bola pada 22 Desember 2018.

Joko Driyono bersama Sekjen PSSI Ratu Tisha juga pernah dipanggil Satgas Anti Mafia Bola. Mereka dimintai keterangan terkait semua isu pengaturan skor dan lain-lain. Joko Driyono diketahui pernah menjadi CEO PT Liga Indonesia.


Baca Juga :
- Kalau Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI. Arif Putra Wicaksonio Akan Terapkan VAR di Liga 1
- PSSI Kena Semprit FIFA, Kongres Pemilihan Tetap Harus Januari 2020

Sementara menanggapi munculnya wacana Erick Thohir maju sebagai calon Ketua Umum PSSI, KPSN mendorong agar hal itu tidak terjadi. Pasalnya Erick Thohir terlalu sepele kalau sampai menjadi Ketua Umum PSSI. Apalagi sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), sekaligus juga menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin.

“Erick Thohir sebaiknya fokus kepada tugas yang sudah diamanahkan Presiden Jokowi. Mari kita jaga bersama marwah Presiden dengan sikap konsisten,” ujar Erwin Mahyudin.*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA