#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Konsistensi Permainan Kian Diuji
09 Februari 2019 04:12 WIB
JAKARTA – Peta persaingan Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13 2018/19  perlahan tapi pasti mengalami perubahan memasuki pertengahan putaran kedua. Dari Grup Skor, Matador Mekarsari yang pada putaran pertama lalu sibuk memperbaiki posisi di papan bawah, kini merangsek ke papan atas.

Performa tim asuhan Supriyono Prima itu kian melonjak. Matador menduduki peringkat kelima dan kini mengincar posisi empat besar milik ASIOP Apacinti. Meski begitu, konsistensi Matador akan diuji Tunas Cileungsi, setelah berhasil merangkai hattrick kemenangan secara beruntun, Minggu (10/2).

Sejatinya, saat ini mayoritas kontestan memang tengah diuji masalah konsistensi. Tak terkecuali Tunas Cileungsi. Tim asuhan Achmad Nendy itu terkadang tampil heroik saat melawan tim yang secara peringkat di atas mereka, namun berubah drastis ketika berhadapan dengan tim di bawahnya. 


Baca Juga :
- Bek Insting Striker
- Titisan Cristiano Ronaldo

“Setiap tim pasti mengalami hal ini. Di sinilah peran pelatih mencari solusi akar dari permasalahan lewat evaluasi pekan ke pekan. Matador sedang bangkit, tapi secara permainan anak-anak juga masih stabil,” kata Nendy. “Kami akan coba redam permainan cepat mereka dari sisi sayap.”

ASIOP Apacinti, ASTAM, dan Citeureup Raya, juga mulai bermasalah dengan konsistensi permainan. Stabilitas ini pada akhirnya berdampak pada posisi di papan klasemen. ASIOP misalnya, dalam beberapa pekan terakhir nyaman di posisi ketiga, tetapi berhasil digeser Kabomania pada pekan lalu.

Bertanding di kompetisi lain, pada setiap akhir pekan, disinyalir jadi faktor utama. Fokus pemain terbelah, sedang stamina dan konsentrasi terpecah. “Pemain di usia 13 masih labil secara psikologis. Untuk itu saya banyak merotasi pemain pada dua pekan terakhir” kata Yayat, pelatih ASIOP. 

Dari Grup Top, gejolak ada di papan tengah. Bina Taruna yang sedang dalam tren positif, meraih dua kemenangan beruntun, akan jumpa Ragunan Soccer School. “Kami memang kadang telat panas. Lawan tim yang memiliki lini depan berbahaya, kami harus sebisa mungkin mencuri gol lebih dulu,” kata Toyo Haryono, pelatih Ragunan SS.

Sementara itu, Villa 2000 optimistis bisa menaklukkan Buperta. Pelatih Villa 2000 Ibnu Wibowo, kembali memanfaatkan bola mati sebagai senjata alternatif. “Tim kami memang kadang terkendala internal. Terutama masalah kehadiran pemain dalam latihan. Tapi pelan-pelan masalah itu mulai teratasi,” kata Ibnu. 

Adapun laga pertama Grup Top akan dibuka duel seru antara tim peringkat kelima Putra Selatan menghadapi Salfas Soccer. Pertandingan ini akan sangat menentukan konstelasi persaingan posisi empat besar. Kedua tim sama-sama mengandalkan kekuatan dan kecepatan dari pemain-pemain sayap.*Furqon Al Fauzi


Baca Juga :
- Berkat Kekuatan Al-Ikhlas
- ASIFA Butuh Satu Kemenangan Lagi

Jadwal Pekan ke-16 LHTS U-13 
Grup Skor
Sabtu, 9 Februari 2019

Petrostream vs ASIOP Apacinti
ASTAM vs Sukmajaya
Tunas Cileungsi vs Matador M
ISA Fossbi T vs Tajimalea FA
Citeureup Raya vs Bintang JS
Siaga Pratama vs Kabomania

Grup Top
Minggu, 10 Februari 2019

Putra Selatan vs Salfas Soccer
Benteng Muda vs Persigawa
Ragunan SS vs Bina Taruna
Remaja MD vs TMP-Soccer One
Asia FS vs Serpong City
Villa 2000 vs Buperta

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA