#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dilantik KONI Pusat, PGI Pimpinan Murdaya Po Sah
15 February 2019 19:55 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman mengatakan kepengurusan PB PGI pimpinan Murdaya Po telah sah. 

Tono Suratman menandaskannya usai melantik dan mengukuhkan Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) periode 2018-2022 di Pondok Indah Golf, Jakarta, Jumat (15/2). 

Hadir dalam pelantikan kepengurusan pimpinan Murdaya Po itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, beberapa Pengprov dari DKI, Jawa Tengah, Jatim serta Sulawesi Utara.


Baca Juga :
- Papua Tunggu SK Cabor PON dari KONI Pusat
- Sangat Sah untuk Meragukan Kualitas Farri, Pemain Baru Persija yang Lama di Qatar

Tono Suratman mengatakan proses pemilihan ketua umum PGI sudah sesuai prosedur, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI seperti musyawarah nasional, rapat kerja nasional, rapat anggota, dan penjaringan calon ketua.

"Kami selalu mengamati proses itu dan kami pegang teguh aturan KONI. Pengurus PGI ini sah dan kami melantik mereka hari ini. Jika ada yang mengatakan tandingan, kami tidak menganggap itu. Itu bagian indisipliner," kata Tono.

"Mereka yang mengatakan tandingan, justru itu yang melanggar aturan. Tidak perlu pengurus PGI yang sah ini merangkul mereka. Bagi kami, proses yang dilakukan pihak lain itu sudah salah dan melanggar AD/ART," lanjut Tono Suratman.

KONI, lanjut Tono, selalu meminta kepada pengurus cabang-cabang olahraga untuk selalu melakukan pergantian kepengurusan melalui proses musyawarah nasional yang sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah (AD/ART) tangga KONI.

Namun, Tono mempersilakan kepengurusan PB PGI periode 2018-2022 untuk membahas pelanggaran organisasi itu secara internal selain melakukan reorganisasi dengan klub-klub golf di seluruh Indonesia.

"Murdaya Po punya segalanya, kebijakan, infrastruktur dan lainnya. Kami harap para pengurus mendukung dan bekerjasama demi perkembangan organisasi dan prestasi golf Indonesia," ujarnya.

Dia juga meminta kepemimpinan Murdaya Po untuk melakukan koordinasi yang intensif dengan KONI daerah agar prestasi yang diharapkan bisa tercapai.

"Kami meminta PB PGI untuk dapat berkoordinasi dengan pengurus-pengurus daerah serta KONI daerah karena dukungan seluruh kepengurusan sangat berarti bagi organisasi," kata Tono.

Sebelumnya, muncul kepengurusan PB PGI periode 2018-2022 yang dipimpin Muchdi Purwoprandiono setelah penyelenggaraan Musyawarah Nasional PB PGI di Surabaya pada 29 November 2018.

Dalam Munas 2018 yang dibuka resmi oleh Tono Suratman itu, Murdaya Po telah mendapatkan dukungan secara aklamasi dari 22 pengurus provinsi. Kemudian saat pelaksanaan Munas, ada dua pengprov yang menyatakan ikut mendukung. Selain Pengprov, dia juga mendapat dukungan dari Pengurus Kota, Pengurus Kabupaten, Lapangan Golf dan Klub Golf. 


Baca Juga :
- Naraajie Kehilangan Konsentrasi, Miguel Carballo Juara BRI Indonesia Open
- Unggul Enam Pukulan, Naraajie Berpeluang Menjuarai Bank BRI Indonesia Open

PB PGI yang dipimpin Muchdi lantas terlantik di Jakarta Golf Club Rawamangun, pada Senin (11/2). Tapi, Toni Suratman hanya mengakui kepengurusan Murdaya Po.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas kesediaannya menjadi pengurus PGI periode 2018-2022. Saya berahap team work kami akan lebih solid. PGI sekarang sudah besar. Banyak atlet yang berprestasi di turnamen internasional. Pemain junior yang perlu dibimbing juga semakin banyak," jelas Murdaya Po.*
 

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA