#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Persaingan Zona Merah Memanas
18 Februari 2019 04:12 WIB
BOGOR – Seperti yang sudah diprediksi, duel antara Matador Mekarsari melawan ISA Fossbi Trisakti, berlangsung sengit. Bentrok pada pekan ke-17 Grup Skor, Liga Hansaplast TopSkor (LHTS) U-13, di Lapangan Universitas Trisakti, Nagrak pada Minggu (17/2), itu memperlihatkan gairah tak ingin kalah. 

Kesalahan kecil, pada akhirnya menjadi penentu. ISA yang tampil dengan kekuatan terbaik, berhasil memupus harapan Matador untuk revans dari kekalahan pada putaran pertama. ISA kembali menang dengan skor 2-0, lewat gol Rizaldy Putra pada menit ke-15 dan Imam Badrujaman (35).

Ini semakin menegaskan bahwa kutukan status peraih penghargaan Coach of the Month LHTS U-13, akan meraih hasil negatif pada pekan berikutnya. Itu sudah dirasakan Aldi Iqbal (Asia Football School), Imral Usman (Kabomania), dan Kusnadi (Siaga Pratama). Kini giliran Supriyono Prima, arsitek Matador yang mengalaminya.


Baca Juga :
- Tunas Cileungsi Bikin Citeureup Raya Harap-harap Cemas
- Bidik Juara

Menurut Supriyono, ini hanya kebetulan. Namun ia tak mengelak jika timnya memang pantas kalah pada pertandingan tersebut. "Semua rencana tidak berjalan. Dari awal, kami kesulitan keluar dari tekanan," kata Supriyono. “Sampai gol kedua dari tendangan bebas itu, tampak mengakhiri pertandingan lebih cepat.”

Dengan kemenangan pada pertandingan ini, ISA memastikan jadi tim pertama dari Grup Skor yang akan tampil dalam babak delapan besar. Dengan lima pekan tersisa dengan 40 poin, berjarak 16 poin dengan Matador di peringkat kelima. Artinya, poin ISA tak akan terkejar oleh tim peringkat kelima dan seterusnya.

Namun, dengan catatan, Kelinci Cibubur tak mengalami pengurangan poin dalam lima partai tersisa. Pada pertandingan lainnya, Bintang Junior Selection (BJS) gagal menaklukkan Siaga Pratama. Tim asuhan Tanzil Mubarak itu menyerah 1-2. "Konsentrasi dan komunikasi kembali menjadi persoalan," kata Tanzil.

Kemenangan Tajimalela dan kekalahan Petrostream, sekaligus memanaskan persaingan di zona merah. Tajimalela akhirnya keluar dari jurang degradasi setelah menang besar atas Citeureup Raya, skor 3-0. Sebaliknya, meski sudah berjuang keras, Petrostream harus mengakui keunggulan Kabomania 1-2.

“Kemenangan ini sesuai target kami. Kami bertekad untuk tancap gas pada enam pekan pertandingan tersisa untuk terhindar dari degradasi," kata Sugeng Waluyo, asisten pelatih Tajimalela. "Kami menargetkan minimal tiga kemenangan lagi agar bisa selamat dari degradasi."

Sementara itu, duel ASIOP Apacinti versus ASTAM, mempertontonkan permainan terbuka. Permainan lewat sayap mendominasi. Kedua tim memang dikenal memiliki dua pasang winger cepat, lincah, dan piawai mengubah keadaan. Yakni, Odillo Pinutusta, di kubu ASIOP dan Sava Fiprian di pihak ASTAM.*Furqon Al Fauzi 

Klasemen Grup Skor LHTS U-13 Pekan Ke-17

No

Klub

Mn

M

S

K

SG

P

1.

ISA Fossbi

17

13

1

3

42-6

40

2.

Siaga Pratama

17

11

5

1

31-7

38

3.

ASIOP Apacinti

17

11

3

3

25-8

35*

4.

Kabomania

17

10

4

3

21-14

34

5.

Matador M

17

7

3

7

18-25

24

6.

ASTAM

17

6

5

6

16-18

21**

7.

Tunas Cileungsi

17

6

4

7

17-18

21*

8.

Bintang JS

17

6

3

8

21-27

20*

9.

Citeureup Raya

17

5

2

10

13-25

16*

10.

Tajimalela FA

17

3

6

8

11-18

15

11.

Petrostream

17

4

2

11

12-35

13*

12.

Sukmajaya

17

0

3

14

6-34

2*

Keterangan: 
* Poin kurang satu karena DSP kurang dari 18
** Poin kurang dua karena DSP kurang dari 18


Baca Juga :
- Sprint Terakhir Jauhi Degradasi
- Berebut Posisi Lima Besar

Hasil Pertandingan Grup Skor
Minggu, 17 Februari 2019

Matador M 0-2 ISA Fossbi T
MotM: Rizaldy Putra (ISA)
Bintang JS 1-2 Siaga Pratama
MotM: Rio Ferdinan, Siaga)
Tajimalela FA 3-0 Citeureup Raya
MotM: M. Misbah (Tajimalela)
Kabomania 2-1 Petrostream
MotM: Taufikul Hakim (Kabomania)
Sukmajaya 0-2 Tunas Cileungsi
MotM: Ubaydillah (Tunas Cileungsi)
ASIOP Apacinti 2-0 ASTAM
MotM: Ray Raffa (ASIOP)

Pencetak Gol :
12 gol : Rizaldy Putra (ISA)
8 gol :    Rangga Jaya (BJS)
7 gol :    M Rafi Yuwanda Saragih (Siaga Pratama)
6 gol : Odillo Pinutusta, Muhammad Tezar  (ASIOP), Malik Kaldi (Matador), Rifqi Syahriza (Siaga Pratama)
5 gol :    Bima Andika (Petrostream), M Sahid Adam (BJS), Pradipa Raihan, (ASIOP), M. Taufikul Hakim (Kabomania), Alfin Alfareza (Astam)
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA