#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Emery Belum Memberi Perubahan Positif
21 Februari 2019 04:00 WIB
UNAI Emery dan Maurizio Sarri, dua wajah baru musim ini di Liga Primer. Emery menggantikan Arsene Wenger sedangkan Sarri menjadi pelatih Chelsea. Keduanya memulai musim ini dengan cukup baik. Tapi, belakangan, masing-masing justru menghadapi situasi yang sulit. Baik Emery dan Sarri sama-sama menghadapi ancaman pemecatan. Situasi tersebut tidak terlepas dari pencapaian klub keduanya. Arsenal dan Chelsea sama-sama kehilangan tempat dalam posisi empat besar klasemen Liga Primer.

Mereka juga terancam gagal di Liga Europa. Di antara dua pelatih tersebut, praktis posisi Emery yang relatif lebih berbahaya. Setidaknya, jika melihat rapor Arsenal saat ini, khususnya dari sisi pertahanan. Statistik pertahanan bisa menjadi ukuran apakah kehadiran Emery memberikan perubahan atau justru tidak ada yang berbeda dibandingkan era kepelatihan Wenger di Arsenal. Total, setelah 26 laga Liga Primer, Arsenal telah kemasukan 37 gol! Faktanya, ini baru kali pertama terjadi sejak 2011/12.

Kemasukan 37 gol setelah 26 laga Liga Primer pernah terjadi pada 2011/12 itu. Atau terbanyak dalam tujuh musim terakhir Arsenal di Liga Primer. Itulah ukuran yang dapat dipakai untuk menegaskan bahwa hingga kini, Arsenal tidak merasakan perubahan positif di era kepelatihan Emery. Jadi, wajar jika ada isu pemecatan terhadap pelatih asal Spanyol ini. Bandingkan dengan klub lainnya yang relatif tidak memiliki banyak bintang. Wolverhampton Wanderers, Leicester City, Crystal Palace, dan Watford, bahkan memiliki kemasukan yang lebih sedikit dibandingkan dengan Arsenal.


Baca Juga :
- Menuju 30 Gelar dalam 10 Tahun
- Sepatu Emas dalam Usia 20 Tahun

Bahkan, jika ukurannya adalah laga tandang, Arsenal adalah satu-satunya klub Liga Primer yang tidak pernah mengakhiri laga dengan clean sheet (tanpa kemasukan) di kandang lawan. Sebenarnya, situasi ini bukan hal yang baru. Soal pertahanan, Arsenal memang belum pernah benar-benar mampu mengatasi persoalan tersebut. Mereka kini menjadi tim yang sulit untuk memperkuat pertahanan karena tidak ada laga sosok dengan karakter kuat seperti Sol Campbell atau Tony Adams.

Jadi, inilah yang harus mendapat perhatian dari Arsenal. Jika memang Emery selamat dari isu pemecatan atau mendapatkan kesempatan kedua melatih The Gunners, sektor yang harus dibenahi tentu adalah di pertahanan mereka. Masalah lain juga ada di lini depan. Hingga kini, Emery faktanya belum benar-benar menjadikan dua penyerangnya, Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette sebagai duet maut di lini depan.


Baca Juga :
- Masih Ada Peluang bagi Icardi
- Nasib Milan Tergantung Inter

Dan, satu lagi sosok yang belum bisa terpecahkan. Baik Wenger maupun Emery tidak bisa membuat bintang seperti Mesut Oezil tampil konsisten dengan kemampuan terbaiknya. Sebaliknya, Emery justru terjebak dalam persoalan dengan gelandang asal Jerman ini. Hubungannya dengan Oezil belakangan tidak berjalan dengan baik.*Irfan Sudrajat


 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA