#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
3 Alasan Juara Piala AFF U-22 2019 Tidak Perlu Dirayakan Berlebihan
28 Februari 2019 13:53 WIB
JAKARTA - Timnas U-22 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-22 2019. Gegap gempita masyarakat menyambutnya. Bonus langsung diobral, mulai Kementerian sampai Presiden.

Arak-arakan digelar. Pemain dan pelatih akan diundang hadir dalam salah satu acara televisi. 

Berlebihankah? Mungkin ya, mungkin tidak.


Baca Juga :
- Bercita-Cita Kembali ke Persija, Kini Dia Benar-Benar Kembali, Adixi Lenzivio!
- Susy Akui Jepang Layak Lolos karena Kekuatannya Merata

Tapi setidaknya ada 3 alasan kenapa gelar juara Piala AFF U-22 2019 tidak perlu dirayakan secara berlebihan:

Ajang Tahunan
PIALA
AFF U-22 adalah ajang tahunan. Setiap tahun AFF selalu menyelenggarakan kompetisi kelompok usia tertinggi ini. Bila di tahun ganjil seperti 2019, maka digelar untuk U-22. Sedangkan tahun genap seperti tahun kemarin untuk U-23. Penyelenggaraan ini linear untuk tujuan Piala Asia U-23 dan Olimpiade. Artinya dalam ajang tahunan seperti itu, rasa sakralnya barangkali kurang bikin merinding. So, tidak perlu berapi-api dalam merayakannya.

===

Tugas Berikutnya Lebih Berat
PIALA
AFF U-22 bukan puncak prestasi. Bahkan bisa dikatakan sebatas persahabatan, kalau enggak mau dikatakan ajang ini tidak penting. Singapura, Laos, sampai Brunei Darussalam pun memutuskan batal ikut. Mereka ingin fokus ke kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Kualifikasi berlangsung pada 22-26 Maret 2019. 

Indonesia juga akan bermain di kualifikasi itu dengan tergabung di Grup K. Lawannya? Vietnam, Thailand, dan Brunei. Hanya juara grup dan 4 peringkat kedua terbaik dari Grup A-K yang berhak lolos ke putaran final. Piala Asia U-23 2020 di Thailand, Januari tahun depan, sekaligus dipakai untuk kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. 

Kalau bisa lolos dari kualifikasi ini, Timnas U-22 Indonesia baru layak diberi tepuk tangan meriah. Apalagi kalau mampu tembus Olimpiade. Dibanjiri bonus pun tak soal.


Baca Juga :
- Penyesalan Anthony Ginting Usai Dikalahkan Kento Momota
- INFOGRAFIS: Febri dan Jupe, Mengangkat Persib di Timnas Indonesia

===

Bukan Kekuatan Terbaik
SEPERTI
halnya Indonesia yang tidak diperkuat Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani, Vietnam, Thailand, Malaysia juga tidak kekuatan penuh di Piala AFF U-22 2019. Artinya skuat yang diturunkan di ajang itu bisa dikatakan bukan kekuatan terbaik atau sebenarnya. Mungkin ceritanya bisa lain kalau Vietnam, Thailand, dan Malaysia turun dengan kekuatan penuh. Jadi memang tidak perlu berlebihan merayakannya kalau akhirnya menjadi juara.*Ari DP

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 1
Tulis Komentar +
c
calista165
10 Apr 2019 at 16:16 WIB
suka main sportsbook? ? tapi takut ga dibayar sama bandar ? kuy buruan join di SPORT165.COM. situs bola online terpercaya, Cukup 1 user ID Anda bisa bermain di semua game sport165.com. modal kecil/dikit, bisa jadi bukit/dapat jutaan rupiah. bayangkan guys! ga enak dari mana ? sport165.com dengan pasaran bola yang lengkap di dukung 3 provider sportsbook ternama Dan dapatkan promo yang menakjubkan & terbatas hanya di sport165.com - Bonus New Member Up to 2Jt - Bonus Next Deposit Up to 1Jt -
ARTIKEL SEBELUMNYA