#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Petarung Wanita ONE Indonesia Rayakan International Women’s Day
08 Maret 2019 21:03 WIB
JAKARTA - The International Women's Day atau Hari Wanita Internasional yang diperingati tiap 8 Maret, merupakan perayaan untuk pencapaian sosial, ekonomi, budaya dan politik dari para wanita. Hari Wanita Internasional ini juga menandai panggilan untuk mempercepat kesetaraan gender.

Perkumpulan pertama dilakukan pada tahun 1911 dan dihadiri lebih dari 1 juta orang di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss. Sebelumnya, Partai Sosialis Amerika, serta kelompok aktivis di Inggris dan negara lain telah berkampanye untuk kesetaraan perempuan.

Para atlet wanita ONE Championship dari Indonesia juga turut merayakan hari ini, dan bagi para atlet pria, mereka memberikan refleksi tersendiri untuk para wanita, khususnya dalam lingkar terkecil mereka.


Baca Juga :
- Tak Ada yang Bisa Meramal Kejutan di One: Enter the Dragon
- Dua Juara Dunia Baru Lahir di One: Enter the Dragon

Atlet wanita andalan Indonesia, Priscilla Hertati “Thathie” Lumban Gaol, memberikan pendapatnya mengenai para perempuan. 

“Sosok perempuan bukan hanya tentang kecantikan paras dan kemolekan tubuh. Kami harus memiliki kualitas diri yang tangguh agar tetap bertahan dalam persaingan yang semakin kompetitif seperti sekarang,” kata juara nasional wushu ini.

“Setiap wanita sukses, entah itu dalam hal karir atau pun dalam rumah tangga, harus memiliki karakter yang tangguh, serta tidak mudah jatuh dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada.”

“Wanita juga harus cerdas, mandiri, serta tidak berharap dan bergantung kepada siapapun,” tegasnya.

Petarung berusia 30 tahun ini juga mengatakan bahwa para wanita harus mengenali diri mereka sendiri untuk dapat berkarya dalam kehidupannya.

“Jangan terlalu terperangkap oleh norma tradisional (adat). Jika ingin menjadi atlet, anda harus mengetahui fungsi diri anda sendiri. Begitu juga saat menjadi atasan atau bahkan menjadi seorang ibu rumah tangga,” katanya, seraya menambahkan bahwa semua orang diciptakan setara.

“Semua orang memiliki hak yang sama kok. Tidak usah merasa berbeda.”

Rekan senegaranya, Anthony “The Archangel” Engelen, turut memberikan apresiasi bagi para wanita, terutama atlet wanita dalam dunia mixed martial arts (MMA).


Baca Juga :
- Garang di Atas Ring, Petarung MMA Ini Juga Hormati Lawan
- Hadiah Rp 14,5 Miliar Panaskan 8 Juara Dunia

Petarung yang akan bertanding pada ajang ONE: A NEW ERA di Jepang untuk pertama kalinya ini mengatakan bahwa tiap individu, terlepas dari gender, harus dapat membuktikan diri mereka sendiri.

“Lelaki atau perempuan, bagi saya, tidak ada bedanya. Jika ia memiliki kemampuan dalam bidangnya, orang lain harus memberikan apresiasi yang sesuai; seperti gaji yang cocok, atau respek, atau apapun itu,” kata Anthony.*

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA