#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
The Golden Boy Jadi Salah Satu Atlet Berbakat di ONE Championship
13 Maret 2019 15:01 WIB
JAKARTA - Seorang atlet bernama Rudy “The Golden Boy” Agustian telah membuktikan diri dalam kancah mixed martial arts (MMA) internasional. Dia mengukuhkan sebagai salah satu petarung berbakat Indonesia.

Resmi bergabung pada tahun 2018, prestasi Rudy terus meningkat. Terutama setelah  ia berjaya dalam laga ONE: CALL TO GREATNESS Februari lalu. Atlet divisi flyweight berumur 33 tahun ini berhasil menang melalui submission atas lawannya dari Kamboja, Khon Sichan.

Ia mengakhiri perlawanan Khon dengan kuncian pada menit ketiga di ronde pertama. Hasil pertandingan ini juga menjadi catatan kemenangan tercepat bagi Rudy.


Baca Juga :
- One: Roots of Honor Gelar Pertandingan Bersejarah
- Petarung Semata Wayang Indonesia Ini Bakal Guncang Jepang

Tekun mempelajari Muay Thai sejak tahun 2010, Rudy pernah mengantongi gelar juara nasional dan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia WMF di Bangkok. Pada tahun 2017, ia berkenalan dengan dunia MMA sebagai seorang wasit; setelah sebelumnya sempat berpikir untuk pensiun dari dunia beladiri.

“Sebagai wasit, saya melihat pendapatannya lebih baik daripada sebagai atlet yang bertanding,” katanya.

Tetapi, pria asal Tangerang ini kemudian bertemu dengan Fransino Tirta, salah satu atlet MMA terbaik di Indonesia, yang pada akhirnya merekrut dirinya untuk berlaga dalam arena sebagai seorang atlet profesional.  

Prestasi Rudy pun diakui di tingkat nasional. Ia sempat meraih sabuk juara untuk Provinsi Banten, seiring dengan berbagai pertandingan yang ia jalani – serta ketekunannya mempelajari beberapa disiplin dasar seperti tinju, Muay Thai, gulat dan Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ).

“Setelah bergabung dengan ONE Championship, saya semakin memberikan upaya yang lebih; karena kami semua sadar bahwa pertandingan ini juga membawa nama negara,” tambahnya.

Ia juga selalu mengutamakan analisa sebelum pertandingan. Hal ini berguna untuk memperbaiki beberapa kelemahannya dan meningkatkan teknik atau kelebihan yang ia miliki.

“Mempelajari lawan itu sangat penting. Seperti pertandingan terakhir, misalnya, semua game plan yang udah saya terapkan memang sudah di drill selama latihan persiapan. Semuanya tentang lawan sudah 'terbaca' karena sudah kami pelajari.”


Baca Juga :
- Atlet Wushu Nasional Indonesia Ini Bertarung di MMA Lewat ONE Championship
- Bibiano Fernandes Vs Kevin Belingon, Pertarungan Juara Vs Juara  

Pria dengan julukan “The Golden Boy” ini juga berbagi sesuatu mengenai sebutannya diatas ring itu.

“Saya punya camp latihan bernama ‘Golden Camp’, yang berkembang hingga beberapa cabang. Kebetulan ketika di Pelatnas atau organisasi, teman-teman selalu menjadikan saya sebagai panutan. Saya jadi 'anak emas' kesayangan para pengurus dan pelatih, jadi nama itu saya pilih; selain karena saya juga sudah menyumbangkan emas untuk Provinsi Banten.  Karena di dunia olahraga, emas itu warna kemenangan,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa para atlet MMA di Indonesia membutuhkan dukungan positif dari para penggemarnya.

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA