#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Menunggu Keajaiban di Emirates
14 Maret 2019 04:00 WIB
ARSENAL dapat melihat sejumlah laga masa lalu dalam ajang Liga Europa. Kekalahan 1-3 pada pertandingan pertama dari Rennes, memang membuat The Gunners terancam gagal ke perempat final. Namun, musim ini ajang Eropa banyak memberikan kisah comeback yang mengesankan. Itu terjadi dalam ajang Liga Champions musim ini. Manchester United (MU) yang kalah 0-2 pada pertandingan pertama, justru lolos dramatis setelah menang 3-1 pada pertandingan kedua di Paris, di kandang Paris Saint Germain (PSG).

Di Roma, AS Roma sempat begitu bahagia ketika menang 2-1 pada pertandingan pertama 16 besar. Namun, kebahagian tersebut menjadi tangisan setelah mereka takluk 1-3 di kandang Porto. Di Amsterdam, Ajax kalah 1-2 dari Real Madrid pada laga pertama, namun siapa sangka klub yang dihuni banyak pemain muda inijustru mampu membalikkan kedudukan pada pertemuan kedua. Ajax menang 4-1 di kandang Madrid dan lolos ke perempat final.

Dan, terakhir tentu yang diperlihatkan Juventus. Pada pertandingan pertama, klub asal Italia ini kalah 0-2 dari Atletico Madrid. Namun, Selasa (12/3) atau Rabu dini hari WIB, mereka mampu membalikkan kedudukan melalui sosok Cristiano Ronaldo yang menorehkan hattrick dalam laga tersebut. Demikianlah, hampir sepekan ini banyak terjadi drama dalam ajang Liga Champions. Semua itu bisa menjadi pertanda, setidaknya menjadi inspirasi untuk pasukan Unai Emery membalikkan kedudukan.


Baca Juga :
- Ezra Walian
- Harus Selalu Lapar Gelar

Emery pelatih yang memiliki sarat pengalaman dalam ajang Liga Europa. Bahkan, dia adalah pelatih spesialis untuk ajang ini. Jika Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo demi mewujudkan gelar Liga Champions. Demikianlah Arsenal, yang mendatangkan Emery untuk menghadapi momen-momen seperti ini. Bagi Arsenal, mereka tidak mungkin untuk meraih gelar Liga Primer. Karena itu, trofi Liga Europa dapat menjadi bagian untuk membuat musim ini lebih baik.

Emery telah memperlihatkan bahwa timnya mampu mengalahkan klub yang tengah menanjak penampilannya, Manchester United, pekan lalu. Itu dilakukannya di Stadion Emirates. Tentu, lawan Rennes, peluang membuat kejutan kedua bagi suporter sangat terbuka. Banyak comeback yang terjadi dalam ajang Liga Europa (Piala UEFA). Itu pernah dicatat klub Inggris seperti Fulham yang menghadapi Juventus, 2009/10. Kalah 1-3 dari klub asal Italia tersebut, Fulham justru mampu mencetak empat gol dalam laga kedua.*Irfan Sudrajat

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA