#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Terungkap, Alasan PBSI Tunjuk Rionny Mainaky sebagai Pelatih Kepala Tunggal Putri
16 Maret 2019 09:05 WIB
JAKARTA – Teka-teki pelatih utama tunggal putri Pelatnas Cipayung akhirnya terkuak. Setelah dua tahun lowong, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sudah menetapkan Rionny Frederik Lambertus Mainaky, Jumat (15/3).

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti. Rionny akan bertugas didampingi Minarti Timur sebagai asisten pelatih utama sektor ini dan Herli Djaenuddin (pelatih atlet pratama).

“Sudah diputuskan, Rionny jadi pelatih utama tunggal putri. Resminya mulai melatih pada 1 April. Namun, akhir bulan ini, sudah ada di Cipayung,” kata Susy dalam rilis PBSI.


Baca Juga :
- Jonatan Siap Sumbang Poin, Optimistis Motivasi Satu Sama Lain
- Indonesia Juara Piala Sudirman 1989, Cina Paling Banyak, Ini Daftarnya

Pemanggilan pelatih PBSI sudah dilakukan sejak awal tahun, tepatnya Januari lalu. Hanya, Rionny baru diumumkan sekarang.

Itu karena menunggu kontraknya dengan Jepang sebagai pelatih utama ganda putra selesai. Susy mengatakan, PBSI enggan mengganggu komitmen Rionny dengan federasi bulu tangkis di Negeri Matahari Terbit tersebut yang baru berakhir usai All England 2019.

“Kami ingin saling jaga. Dengan Rionny masih terikat kontrak bersama Jepang, kami tidak ingin mengganggu. Kami punya kode etik juga. Kami tidak mau kontrak Rionny dengan Jepang terganggu di tengah jalan. Kami dari PBSI dan Rionny juga sepakat hubungan dengan Jepang ke depannya akan tetap baik,” Susy, menjelaskan.

“Jadi, memang dari tahun lalu, kami mencari-cari orang yang tepat. Sebenarnya, ada banyak sekali calon. Ada yang mengajukan diri. Ada juga yang kami pantau. Namun, kami juga mencari yang sesuai kebutuhan.”

Dalam kesempatan itu, Susy juga tidak menutup mata jika putra-putri Jepang sangat bagus dan kuat. Sementara, tunggal putri Indonesia memang paling ketinggalan dibanding sektor lain.


Baca Juga :
- 30 Tahun Piala Sudirman Jalan-jalan, Imam Nahrawi Harap Kembali ke Indonesia
- Skuat Merah-Putih dalam Kondifit Fit, Siap Tempur di Sudirman Cup 2019

“Kami ingin menciptakan yang terbaik seperti di Jepang. Melihat karakter, tekad, dan semangat dari atlet-atlet mereka. Ternyata, kan ada pelatih Indonesia di sana, Rionny. Kami lakukan pendekatan dan akhirnya beliau setuju,” ujar Susy.

Pengalaman Rionny yang sudah jadi pelatih di klub dan tim nasional (timnas) Jepang diharapkan mampu meningkatkan kualitas tunggal putri Indonesia. Susy juga berharap, Rionny bersama pelatih tunggal putri lainnya bisa saling bersinergi.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA