#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dapat Rp 240 Juta, Begini Pengakuan Hendra/Ahsan
18 March 2019 10:55 WIB
TANGERANG – Kesuksesan menjuarai All England 2019 pada 10 Maret lalu membuat pundi-pundi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bertambah. Itu terkait bonus yang diterima mereka usai jadi yang terbaik pada turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini.

Maklum, juara All England 2019 membuat mereka mendapat hadiah 74 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 1,05 miliar yang dibagi dua. Alias, masing-masing sekitar Rp 500 juta.

Nah, sepekan berselang, Hendra/Ahsan kembali dapat bonus. Yaitu, dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) senilai Rp 240 juta untuk masing-masing.


Baca Juga :
- The Daddies Sukses Bawa Pulang Gelar Juara BWF World Tour Finals 2019
- Faktor Kebugaran Jadi Kunci Kekalahan Hendra/Ahsan

“Ini bersih. Tidak ada potongan pajaknya,” kata Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta usai penyambutan Hendra/Ahsan di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (17/3) malam.

All England 2019 jadi gelar kedua Hendra/Ahsan pada turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini. Sebelumnya, pasangan yang akrab disapa The Daddies ini jadi yang terbaik pada 2014 silam.

Dua gelar pada turnamen prestisius ini menegaskan Hendra/Ahsan mampu bersaing pada ganda putra dunia. Terutama, mengingat target mereka ke Olimpiade 2020 yang kualifikasinya dimulai April mendatang.

“Kami bersyukur bisa juara. Ke depannya, masih banyak target yang ingin diraih. Semoga prestasi saat ini mampu memotivasi atlet junior lainnya untuk berjuang bersama-sama demi Indonesia,” Ahsan, mengungkapkan dengan terharu.

“Terima kasih kepada Kemenpora atas bonus ini. Kami sangat bangga sekali. Bukan soal nilainya, tapi perhatian pemerintah kepada atlet yang sangat luar biasa.”

Pemberian bonus berupa uang pembinaan memang sudah tradisi jika ada atlet yang berprestasi. Dalam dua tahun terakhir, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang mendapatkannya usai menjuarai All England 2017 dan 2018.


Baca Juga :
- Komentar Hendra/Ahsan Usai Tersingkir dari Fuzhou Open 2019
- Sering Bertemu Lawan di Babak Pertama Fuzhou Open, Hendra/Ahsan Akui Sudah Kenal Gaya Permainan

“Bagi kami, ini suatu kehormatan. Kami hanya ingin berusaha mempersembahkan yang terbaik untuk negara tanpa memikirkan hal lain (bonus),” ujar Hendra, semringah.

“Termasuk, di final. Kami tidak memikirkan tekanan, cedera, dan sebagainya. Hanya fokus ke perolehan poin demi poin. Ke depannya, kami berharap bisa lolos ke Olimpiade 2020.”***

loading...

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA