#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Diunggulkan di Final Playoff IBL Pertamax 2018/19, Begini Komentar Pelatih Stapac
20 Maret 2019 21:55 WIB
JAKARTA - Pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas, memberikan komentarnya terkait tim unggulan di final playoff IBL Pertamax musim 2018/19. Dirinya mengaku hanya ingin menjadi tim underdog.

Final sendiri akan menggunakan format best of three, di mana tim yang memenangkan dua pertandingan pertama akan menjadi juara. Gim pertama dari tiga pertandingan akan dimainkan di Britama Arena, Jakarta, Kamis (21/3) besok. Dua pertandingan terakhir akan digelar di C-Tra Arena, Bandung  23-24 Maret mendatang.

Ditemui usai sesi latihan perdana jelang final, Rabu (20/3) malam, pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas, memberikan komentarnya terkait tim yang diunggulkan di final. Dan diakui sang pelatih, Satria Muda Pertamina, lawan mereka di final, memiliki banyak keuntungan.


Baca Juga :
- Mayoritas Kelebihan Berat Badan, Cacing Fokus Fisik Timnas Basket
- Pembagian Grup Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021: Indonesia Satu Grup dengan Korsel

"Siapa bilang kami favorit? Dalam pertandingan best of three, semua bisa terjadi. Kedua tim memiliki kesempatan untuk menang, itu menurut saya," ujar pelatih yang akrab disapa Gibi ini.


Baca Juga :
- Hasan Gozali Sebut Turnamen 3x3 Digelar di 5 Kota
- Siliwangi Tak Terima, IBL Siap dengan Sembilan Tim

"Akan tetapi keunggulan mereka (SM) banyak. Mereka unggul home court, mereka punya banyak pemain timnas, dan mereka lebih sering bermain di final," tambahnya. "Jadi, saya lebih suka menjadi tim underdog ketimbang tim unggulan," Gibi mengakhiri.

Pemain Stapac, Rizky Effendi, memang sempat mengatakan bahwa coach Gibi tidak pernah suka menjadi tim unggulan, karena jika tim diunggulkan, maka akan ada celah kelengahan. ***

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA